Pelatih Vietnam U-23 Hoang Anh Tuan mengungkapkan kunci kemenangan Vietnam menjadi juara Piala AFF U-23 2023 karena banyak pakai pemain muda. Timnas Indonesia U-23 kalah dalam adu penalti, 6-5, di Stadion Rayong, Thailand, Sabtu (26/8).
Hoang Anh Tuan mengatakan jika Timnas Vietnam menggunakan jasa pemain berusia 17 hingga 19 tahun dalam skuad.
"Ada pemain berusia 17, 18, 19 tahun yang diberi banyak kesempatan bermain. Ini membuat saya sangat bahagia. Tidak hanya kami yang menang, tetapi Vietnam U-23 memenangkan kejuaraan dengan kekuatan banyak pemain muda dibandingkan tim lain di kompetisi," ujar Anh Tuan dikutip dari 24h.
Timnas Indonesia U-23 ditaklukkan Vietnam melalui drama adu penalti yang berakhir 5-6 pada partai final Piala AFF U-23 yang berlangsung di Stadion Provinsi Rayong, Thailand, Sabtu.
Pada awal pertandingan Indonesia memperoleh sebuah peluang pada menit keenam, ketika umpan silang dari Alfreandra Dewangga dapat ditangkis oleh kiper Vietnam.
Pada menit ke-12 aksi "solo run" Beckham Putra mampu melewati empat pemain Vietnam, tapi Beckham gagal melepaskan tembakan akurat dan melebar di sisi kanan gawang Vietnam.
Umpan silang dari Haykal di sisi kanan gagal dijangkau oleh Abdulrahman pada menit ke-17. Tim Garuda Muda terus menekan Vietnam, hasilnya pada menit ke-19 sepakan kaki kiri dari Dewangga masih mampu di blok oleh pertahanan Vietnam.
Pada menit ke-25, Indonesia memperoleh peluang melalui tendangan bebas setelah Beckham Putra dihentikan pemain Vietnam Nguyen Ngoc Thang. Namun, sepakan Rifky yang mengincar tiang dekat mampu ditangkis kiper Vietnam Quan Van Chuan.
Vietnam memperoleh peluang emas pada menit ke-30 setelah tembakan gelandang Nguyen Minh Quang membentur tiang gawang. Nguyen Minh Quang yang mencoba mengejar bola liar dijegal oleh Dewangga di dalam kotak penalti.
Baca Juga: BREAKING NEWS: Gedung BBPMP Jatim di Surabaya Terbakar, Belasan Orang Terjebak
Sepakan penalti Nguyen Quoc Viet di sisi kanan mampu ditangkis dengan mudah oleh penjaga gawang Ernando Ari.
Tim asuhan pelatih Shin Tae-yong terus mendikte permainan melalui serangan-serangan di dua lini sektor sayap. Namun hingga peluit akhir babak pertama berbunyi skor bertahan 0-0.
Pada awal babak kedua, lemparan ke dalam Robby Darwis mampu disepak oleh Beckham Putra namun masih mampu diblok pemain Vietnam.
Tim Garuda Muda terus menyerang melalui skema tendangan sudut, sundulan Ferarri pada menit ke-48 masih melebar jauh di sebelah sisi kanan gawang Vietnam.
Sepakan tendangan bebas Ramadhan Sananta di tiang dekat hampir membuat Indonesia unggul pada menit ke-54, namun sepakannya ditangkis oleh kiper.
Aksi tembakan dari pemain Vietnam Nguyen Minh Quang pada menit ke-70 masih melebar dari gawang Ernando Ari. Tembakan dari luar kotak penalti Sananta pada menit ke-75 masih digagalkan tiang gawang.
Pada menit ke-80 sepakan dari jarak dekat Nguyen Minh Quang masih mampu dengan mudah ditangkap oleh Ernando. Menit ke-81 melalui umpan terobosan Beckham, sepakan Haikal masih belum mampu menembus gawang Vietnam.
Hingga peluit babak kedua berakhir tidak ada peluang tercipta dan skor bertahan seri 0-0.
Pada menit ke-110 Indonesia mendapat peluang melalui Sananta namun gagal untuk mengecoh kiper. Bola liar yang didapat Frengky disepak masih melenceng dari tiang gawang.
Hingga perpanjangan waktu berakhir tidak ada peluang berbahaya yang dihasilkan oleh kedua tim. Pertandingan berlanjut ke babak adu penalti.
Pada babak adu penalti Indonesia membuka keunggulan melalui sang kapten Dewangga, 1-0. Sepakan Nguyen Duc Viet mampu menyamakan kedudukan untuk Vietnam, 1-1.
Arkhan Fikri mampu menambah keunggulan Indonesia menjadi 2-1. Sepakan Dinh Xuan Tien mampu menyamakan kedudukan 2-2. Tembakan Frengky membawa Indonesia kembali unggul 3-2.
Kemudian Le Nguyen Hoang menyamakan kedudukan 3-3. Sepakan dari Kelly ke pojok kanan gawang membawa Indonesia unggul 4-3. Tran Nam Hai membawa Vietnam menyamakan kedudukan 4-4.
Sananta mampu menyarangkan bola dan membuat tim Garuda Muda kembali memimpin 5-4. Luong Duy Cuong kemudian menyamakan kedudukan menjadi 5-5.
Sepakan dari Ernando mampu digagalkan Quan Van Chuan dan kemudian tembakan Thai Ba Dat mampu mengelabui Ernando yang membuat adu penalti itu berakhir dengan 6-5 untuk kemenangan Vietnam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Kisah Anak-Anak Terpinggirkan di Kebumen Jadi Perhatian Gus Ipul
-
Perjuangan 2 Kakek Pensiunan di Riau Tuntut Keadilan hingga Mahkamah Agung
-
Kapan Siswa Palembang Mulai Libur Panjang Imlek dan Ramadan? Ini Detailnya dari Disdik
-
Rumah Tangga Apris Devita Diganggu, Guntur Tiyoga Bantah Pernah Nikah dengan Delia Yasmine
-
4 Fakta Kim Ju Ae, Remaja Putri 13 Tahun Calon Penerus Kim Jong Un
-
Miris! Oknum Kapolres Titip Satu Koper Narkoba ke Anggota Polres Tangsel
-
Gus Idris Bantah Dugaan Pelecehan Seksual, Janji Ikuti Proses Hukum!
-
Pemburu Waktu dan Takdir yang Dihapus
-
PB Djarum Gelar Kejuaraan Klub Mitra 2026: Adopsi Format Piala Thomas, Uber, dan Sudirman
-
Mumpung Belum Terlambat: Bacaan Niat, Syarat, dan Batas Melakukan Qadha Ganti Hutang Puasa Ramadhan