Pencarian monster legendaris, Nessie, di Loch Ness telah menjadi pusat perhatian dalam beberapa hari terakhir. Orang-orang berpartisipasi dalam pencarian Nessie di Drumnadrochit, Skotlandia.
Seperti dipostingkan akun Facebook The Loch Ness Centre, orang-orang berpartisipasi dalam acara pencarian Nessie, monster misterius di Loch Ness.
Pencarian yang dipimpin oleh tim Eksplorasi Loch Ness telah mengundang minat global, baik dari relawan fisik maupun virtual, serta media yang tertarik dengan misteri yang tersembunyi di perairan Loch Ness.
Akhir pekan yang lalu (26/8/2023), pencarian terbesar dalam 50 tahun terakhir dimulai dengan pengarahan pukul 8.30 pagi oleh Alan McKenna dari Eksplorasi Loch Ness.
Acara yang dikenal sebagai "THE QUEST" ini mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya untuk mengungkap misteri Nessie yang telah menjadi bagian dari budaya populer dan legenda di Skotlandia.
Para relawan telah berangkat ke lokasi pengamatan mereka atau naik kapal pesiar Deepscan yang dilengkapi dengan teknologi canggih seperti hydrophone dan sonar.
Pada pukul 10.56 pagi, Alan McKenna mengungkapkan bahwa pada hari sebelumnya, terdapat empat suara yang sangat khas yang terdengar melalui hydrophone.
Namun, rekaman suara itu tidak terhubung, menghasilkan pengalaman yang "biasa saja." Para ahli berharap bahwa suara-suara ini dapat memberikan petunjuk tentang keberadaan Nessie.
Pada sore hari, Alan McKenna memberikan briefing kepada para relawan di The Loch Ness Centre. Cuaca buruk yang dikenal sebagai "Balas dendam Nessie" mempengaruhi pencarian, namun semangat tim tidak luntur.
Baca Juga: Sinopsis Donnie Darko, Film Misteri Psikologis yang Mencekam
Para relawan diundang untuk tur khusus dengan ahli-ahli terkemuka, seperti Steve Feltham, yang telah lama menjadi Pemburu Nessie independen.
Diskusi melibatkan pemikiran tentang berburu monster, saran bagi generasi mendatang yang ingin mencari Nessie, dan menjawab pertanyaan dari para peserta.
Sayangnya, malam hari cuaca buruk menghalangi penggunaan drone pencitraan termal yang memiliki kemampuan untuk menciptakan peta panas bawah permukaan danau.
Namun, kondisi cuaca lebih baik pada hari berikutnya, memungkinkan drone untuk terbang dan membantu pencarian.
Pencarian ini telah menarik perhatian internasional dan telah menghasilkan berbagai laporan dan pengamatan yang menarik.
Meskipun belum ada temuan pasti tentang keberadaan Nessie, semangat dalam mencari misteri legendaris ini tetap kuat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Proyek Panas Bumi di Sumsel Dikebut, Pertamina Geothermal Perkuat Energi Hijau Nasional
-
Komitmen Ciptakan Lingkungan Ramah Anak, PTBA Dapat Apresiasi dari Bupati Muara Enim
-
Promo QRIS Bank Sumsel Babel Ramaikan HUT Sumsel ke 80 di Merchant Favorit Palembang
-
Hadapi Persijap, Persib Bandung Berpotensi Tanpa Marc Klok, Ini Penyebabnya
-
Pidato Perpisahan dengan Barcelona, Lewandowski Tetap Singgung Liga Champions
-
Dipimpin Cristiano Ronaldo, Ini Skuad Mewah Timnas Portugal di Piala Dunia 2026
-
Diinjak hingga Dipukul Double Stick, Cerita Korban Pengeroyokan di Jalanan Pekanbaru
-
Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua
-
Menanti Sejarah Baru Banten Selatan: 6 Fakta Menarik Perjuangan DOB Kabupaten Cilangkahan
-
Saputra Kori Bawa Jimat dari Bali demi Syuting Film Horor di Korea