Sering kita jumpai, nama pemain sepakbola asal Vietnam banyak yang menggunakan nama 'Nguyen'. Bahkan tercatat, setidaknya ada 12 dari 23 pemain Vietnam yang dibawa Pelatih Hoang Anh Tuan di Piala AFF U23 Tahun 2023 Thailand.
Dari 12 pemuda 'Nguyen' ada satu yang membuat publik Indonesia geram, yakni Nguyen Hong Phuc yang menerjang Haykal Alhafiz pada masa babak tambahan.
Adapun dua pemuda Nguyen lainnya turut berjasa membuat Vietnam juara Piala AFF U23 yakni yang berhasil membobol gawang Ernando Ari.
Penggunaan nama Nguyen sendiri bagi masyarakat Vietnam sepertinya menjadi sesuatu hal yang jamak. Nama 'Nguyen' sendiri tentunya memiliki berbagai maksud dan hal. Lantas, mengapa orang Vietnam banyak yang menggunakan "Nguyen" sebagai nama keluarga mereka?
Mengutip Local Insider, dari data yang dihimpun pada 2017 setidaknya sekitar 46 persen warga Vietnam memiliki nama 'Nguyen' sebagai nama belakang mereka. Sisanya, beberapa nama belakang lain yang dipakai di Vietnam ialah Huynh/Hoang, Tran, Bui, Phan, Do, Vu/Vo, Le, Dang, dan Pham.
Dihimpun dari berbagai sumber, mulanya orang Vietnam tidak menyelipkan nama keluarga dalam nama mereka. Namun, saat masa penjajahan China di masa Dinasti Han di Vietnam, yang terjadi pada abad ke-2 sebelum Masehi, penggunaan nama keluarga diperkenalkan kepada orang Vietnam.
Pakar studi Vietnam dari Universitas Hawaii, Stephen O'Harrow menduga, semasa berada di bawah kepemimpinan China, orang-orang negeri tirai bambu itu secara khusus menunjuk nama keluarga untuk menjaga catatan pajak.
Dari hal itu, awal mula China memberikan doktrin penggunaan nama keluarga kepada orang Vietnam. Bahkan, penggunaan nama keluarga tersebut juga berasal dari bahasa China yang kemudian diserap sesuai dengan budaya dan bahasa yang ada di Vietnam.
Sementara nama 'Nguyen' sendiri berasal dari bahasa Mandarin Kuno yakni Ruan. Namun diserap oleh bahasa Vietnam menjadi 'Nguyen'.
Baca Juga: Media Vietnam Tutup Mata Soal Sikutan Nguyen Hong Phuc ke Haykal Alhafiz, Disebut Cuma Trik
O'Harrow menilai bahwa meningkatnya popularitas penggunaan nama Nguyen oleh orang Vietnam tak bisa lepas dari identitas pemimpin Dinasti Nguyen.
Keluarga Nguyen dikenal sebagai keluarga kerajaan terakhir sebelum Vietnam mendeklarasikan diri sebagai negara modern.
Bahkan, Ho Chi Minh sang tokoh besar yang juga pahlawan nasional Vietnam, dulunya bernama Nguyen. Dia terlahir dengan nama Nguyen Sinh Cung.
Dugaan lain, popularitas penggunaan nama 'Nguyen' terjadi ketika masa transisi politik pasca Dinasti Ly pada tahun 1010-1225. Dinasti ini berakhir karena munculnya pemberontakan Tran Thu Do, yang akhirnya pemerintah Tran menetapkan nama Ly sebagai nama keluarga.
Namun rupanya nama tersebut dianggap tabu. Alhasil publik menyuruh bekas keluarga kerajaan itu mengganti nama keluarga menjadi Nguyen.
Sejak saat itulah, orang Vietnam banyak yang mengadopsi nama belakang siapapun yang berkuasa di masa itu. Hal tersebut dianggap sebagai tradisi menunjukan kesetiaan kepada pemimpin mereka.
Itulah alasan mengapa banyak orang Vietnam kemudian menggunakan nama Nguyen sebagai nama belakang mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Siapa Saja Peraih ESG Award 2026? Intip Daftar Emiten dan Investor Paling Berdampak di RI
-
Dikurung sebab Berbahaya, Dicintai sebab Berbeda: Juliette dalam Shatter Me
-
Melebihi Target, 4.000 Orang Registrasi Festival Yacht Gratis di Benoa
-
Baru Debut Langsung Nyekor, Aksi Striker Timnas Garuda Bikin Juara Belanda Gigit Jari
-
Wamenpar Ni Luh Puspa Sebut Perilaku Wisatawan Berubah, Incar Taman Rekreasi hingga Atraksi Wisata
-
7 Kebiasaan yang Bikin AC Boros Listrik, Sering Menyalakan dan Mematikan Salah Satunya
-
Ulasan Seasons of Blossom: Mengurai Luka, Duka, dan Tekanan Masa Remaja
-
Dari Balap Karung ke Mobile Legends, Transformasi Tradisi di Tangan Gen Z
-
Gubernur Khofifah: Jatim Jaga Daya Beli, Masyarakat Pasuruan Serbu Pasar Murah & Bendera Merah Putih
-
Tabrakan Kereta Barang vs Kereta Penumpang 19 Orang Jadi Korban di Kroasia