Tidak lama lagi, para penggemar anime One Piece akan segera diberi kesempatan untuk menyaksikan adaptasi langsungnya dalam bentuk live action. Ketahui perbedaan One Piece Live Action dengan animenya.
Antusiasme terhadap adaptasi One Piece Live Action yang dikerjakan oleh Netflix ini telah lama ditunggu-tunggu.
Dalam interpretasi live action ini, para penonton akan disajikan dengan kembali hadirnya Luffy, yang akan membentuk kru bajak lautnya yang dikenal dengan nama Bajak Laut Topi Jerami.
Eiichiro Oda, pencipta One Piece, telah dikonfirmasikan akan terlibat secara aktif dalam proses produksi One Piece Live Action.
Namun, tampaknya ada beberapa perbedaan yang dapat dilihat di antara adaptasi One Piece Live Action dan versi manga atau animenya.
Salah satu perbedaan yang paling mencolok terjadi pada Bajak Laut Topi Jerami. Bagaimana sebenarnya perbedaan Bajak Laut Topi Jerami yang tergambar dalam trailer adaptasi live action One Piece?
Berikut beberapa perbedaan antara anime One Piece dan adaptasi One Piece Live Action yang telah dihimpun oleh tim Suara.com:
Desain Karakter:
Salah satu perubahan yang paling mencolok bagi para penggemar adalah penampilan usia Bajak Laut Topi Jerami yang terlihat lebih tua daripada penampilan mereka dalam anime dan manga. Ini jelas terlihat dalam trailer.
Baca Juga: Perbedaan Anime One Piece dan Live Action
Netflix kemungkinan akan mengubah usia karakter, atau kita mungkin akan menyaksikan perubahan besar dalam penampilan mereka seiring bertambahnya usia karakter.
Meskipun ini merupakan perubahan yang substansial, namun penting untuk memahami bahwa adaptasi live action One Piece akan memiliki elemen yang berbeda dari manga dan anime dalam berbagai aspek.
Kematangan Lebih Tinggi:
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, anggota Bajak Laut Topi Jerami muncul dengan kematangan yang lebih tinggi dalam adaptasi live action. Ini juga tercermin dalam perilaku mereka.
Meskipun humor tetap menjadi elemen utama dalam One Piece, karakter-karakter dalam adaptasi live action akan menunjukkan perilaku yang lebih matang dibandingkan dengan versi manga dan anime mereka.
Awalnya, manga One Piece ditujukan untuk anak-anak. Namun, ini tidak menghalangi orang dewasa untuk menikmatinya. Namun, Eiichiro Oda, pencipta manga ini, juga telah menyatakan bahwa ia menciptakan One Piece agar bisa diakses dan mendidik bagi anak-anak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
Terkini
-
Cara Cerdas Australia Mati-matian Turunkan Harga BBM di saat Perang Iran, Agar Rakyat Tak Terbebani
-
Pemprov Sulsel Hidupkan Lagi Penerbangan MakassarSelayar Lewat Program Subsidi
-
Sidang Korupsi Chromebook Kembali Digelar, Nadiem Ngaku ke Hakim Baru Jalani Operasi Keempat
-
Novel Notasi, Perlawanan dan Romantisme di Tengah Gejolak Reformasi 1998
-
Perbedaan Lari, Jogging, dan Trail Running yang Sedang Tren Tahun 2026
-
Peran Krusial BRI dalam Menggerakkan Ekosistem Kampus UIN Alauddin
-
Bantai Lawan Sebelum Hadapi Timnas Indonesia, Bulgaria Punya 3 Pemain Berbahaya
-
Viral Warga Filipina Ramai-ramai Jalan Kaki Gegara BBM Langka-Transum Sulit
-
Mentan Amran: Etanol Bisa Gantikan Pertalite dan Pertamax di Masa Depan
-
Temukan Suami Meninggal Kelelahan, Istri Menyesal Cuek karena Penghasilan Tak Menentu