Semen Padang FC resmi mendatangkan gelandang bertahan Dimas Roni Saputra, kakak dari pemain Timnas Indonesia yang bermain di Tokyo Verdy, Pratama Arhan, untuk menghadapi Liga 2 musim 2023-2024.
"Dimas mengikuti serangkaian seleksi. Setelah uji coba kemarin hasil dari pantauan bersama tim pelatih, memutuskan Dimas dikontrak dan sudah disampaikan ke manajemen," kata pelatih kepala Semen Padang FC Delfiadri di Padang, Minggu (3/9/2023).
Hadirnya gelandang anyar berusia 25 tahun tersebut sekaligus menandai perekrutan terakhir tim berjuluk Kabau Sirah sebelum dimulainya kompetisi Liga 2 tahun 2023. Pemain yang akrab disapa Dimas itu direkomendasikan tim pelatih setelah mengikuti latihan selama beberapa hari terakhir.
Delfiadri mengatakan meskipun pemain yang sempat merumput di Persikaba Blora, Persipur Purwodadi, Persibo Bojonegoro dan PSM Madiun tersebut datang dari Liga 3, namun Semen Padang FC melihat adanya kemampuan dan kualitas dari Dimas yang dibutuhkan tim kebanggaan Ranah Minang itu.
"Kami melihat dia mampu membuktikan diri untuk bisa bersaing bersama gelandang- gelandang yang ada. Ini tentunya sangat bagus untuk kedalaman tim," ujarnya menjelaskan.
Terakhir, ia berharap kehadiran Dimas yang turut menjadi runner up Liga 3 Jawa Tengah tersebut mampu berkontribusi positif bagi perkembangan tim, serta membantu Semen Padang FC kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
"Semoga ia mampu bermain apik. Dengan visi bermainnya, mau bekerja keras, memiliki attitude yang baik serta skill yang dimiliki membuat tim kita semakin solid," harap dia.
Hal senada juga disampaikan CEO Semen Padang FC Win Bernadino yang mengatakan Dimas Roni telah diusulkan untuk mendapatkan kontrak dari tim pelatih.
"Pelatih sudah bicara dengan kita. Hasil dari pemantauan dan penilaian, Dimas Roni sesuai dengan kebutuhan tim untuk kedalaman skuad dan bersaing bersama Tegar serta Geno Noviansyah," ujar dia. (Sumber: Antara)
Baca Juga: Beda Arah Dukungan Mertua-Menantu: Hendropriyono di Barisan Prabowo, Andika Perkasa Nempel ke Ganjar
Berita Terkait
-
Kakak Pratama Arhan Berkarier di Liga 2 Indonesia, Kini Direkrut Semen Padang FC
-
BEDA NASIB! Pesaing Pratama Arhan Moncer Di Liga Jepang, Rajin Cetak Gol
-
9 Harga Outfit Pratama Arhan Pesepakbola yang Juga Mantu Anggota DPR, Jam Tangan jadi Sorotan!
-
Salah Dikira Sebagai Mantan Pratama Arhan, Ini Sosok Shella StarBe
-
Profil Shella StarBe, Seleb TikTok Salah Dikira Sebagai Marshella Aprilia
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BRIvolution Reignite Percepat Transformasi, Perkokoh Kontribusi Danantara untuk Ekonomi Nasional
-
7 Kebiasaan yang Bikin HP Lelet, Segera Hentikan agar Performa Kembali Ngebut
-
Ambisi Rp1,2 Triliun Lampung: Memahat Jalan Mulus di Pintu Gerbang Utama Sumatera
-
Rupiah Menguat Pagi Ini, Tapi Masih di Level Rp18.000
-
Profil Noor Faizah Maenofie, Istri Bupati Pemalang yang Turut Diamankan KPK
-
Ratusan Polisi Bersiaga! Amankan Demo di Kawasan Istana dan Kantor BGN
-
Lewat BRIvolution Reignite, BRI Perkuat Kinerja dan Dukung Perekonomian Nasional Bersama Danantara
-
Tewas Usai Uji Nyali: Detik-Detik Tragis Perempuan Tulungagung Ambruk di Depan Rumah Hantu
-
Angkat Kisah Perempuan Melawan, My Brilliant Career Bakal Tayang 13 Agustus
-
Bukan Sekadar Chatbot, Ini Jadi "Senjata Rahasia" Soltius Indonesia di Era Konsultasi Berbasis GenAI