/
Sabtu, 09 September 2023 | 13:35 WIB
Pemain Turkmenistan Shamammet Hydyrow (kedua kiri) berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Chinese Taipei pada kualifikasi Piala Asia U-23 AFC 2024 di Stadion Manahan, Solo. ([ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha])

Di tengah kekalahan yang cukup mencolok dengan skor 0-2 dari Timnas Indonesia, Pelatih Turkmenistan, Mergen Orazov tetap menyampaikan rasa puasnya terhadap penampilan timnya.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Jumat malam (8/9/2023), Turkmenistan harus mengakui keunggulan pasukan Garuda yang mengamankan kemenangan dengan gol yang dicetak oleh Dendy Sulistyawan pada menit ke-19 dan gol dari Egy Maulana Vikri pada injury time (90+1').

Meski berada di ujung tanduk, Orazov memuji perkembangan timnya. Dalam konferensi pers setelah pertandingan, ia menyoroti finishing yang kurang memadai sebagai salah satu kelemahan timnya, namun mengakui usaha yang telah dilakukan oleh para pemainnya.

"Saya sudah merasa puas dengan permainan yang dilakukan hari ini dan semoga ada kesempatan lagi untuk bermain lagi," ungkap Orazov.

Pelatih Turkmenistan ini juga tidak lupa memberikan pujian kepada tim lawan, mengakui kualitas dan pengalaman pelatih serta pemain Timnas Indonesia.

Ia juga menyebut bahwa ini adalah "gim yang bagus" dan mengapresiasi kesempatan untuk menganalisis kekuatan Timnas Indonesia, meski beberapa pemain inti absen karena bergabung dengan timnas U-23 untuk Kualifikasi Piala Asia U-23 2024.

Sementara itu, dari kubu Indonesia, Pelatih Shin Tae-yong mengungkapkan strategi taktik yang digunakan untuk memenangkan pertandingan.

Meski mengakui bahwa timnya belum lengkap, Shin Tae-yong memilih untuk memulai pertandingan dengan formasi 3 bek, yang kemudian berubah menjadi 4-4-2 di babak kedua, dan akhirnya 3-4-3 di menit-menit akhir pertandingan untuk fokus menyerang.

Kemenangan ini, yang terjadi pada hari debut pemain naturalisasi Sandy Walsh, membawa angin segar bagi Timnas Indonesia, memberikan mereka tambahan poin yang mendorong mereka naik di ranking FIFA, sementara Turkmenistan berisiko mengalami penurunan.

Baca Juga: Nadeo Argawinata Disanjung Shin Tae-yong Meski Sempat Blunder di Laga Timnas Indonesia vs Turkmenistan

Kendati demikian, semangat kompetitif dan sportif tetap terjaga dengan baik, dengan kedua pelatih menunjukkan rasa hormat dan pengakuan satu sama lain setelah pertandingan.

Load More