Roda permainan Manchester United tengah berada di bawah. Dua kali raksasa Liga Inggris itu menelan kekalahan menyakitkan.
Pekan lalu, Manchester United dipermak Brighton di kandang sendiri Old Trafford dengan skor telak 3-1 di ajang Liga Primer Inggris. Kekalahan itu menambah derita Setan Merah di lima laga mereka di liga.
Bruno Fernandes dan kawan-kawan sudah menelan tiga kekalahan. Menjadikan mereka berada di papan bawah klasemen sementara Premiere League.
Teranyar adalah pada Kamis (21/9/2022) dini hari tadi. Manchester United dihajar Bayern Muenchen dengan skor 4-3 di laga perdana grup A Liga Champions Eropa.
Empat gol Bayern dicetak oleh Leroy Sane di menit 28, Serge Gnarby menit 32. Lalu penalti Harry Kane di menit 53 dan Mathys Tel di pengujung laga atau menit 90+2.
Sementara tiga gol balasan MU dicetak oleh Rasmus Hojlund menit 49 dan dua gol dari Casemiro menit 88 dan 90+5.
Meski kalah dengan skor tipis, permainan MU sejatinya tak bagus-bagus amat. Tiga gol Setan Merah tercipta lebih karena berawal dari bola-bola mati. Secara permainan, Bayern lebih mendominasi dengan 19 tembakan dan 9 on goal.
Sementara MU hanya melepaskan 9 tembakan ke gawang lawan dan cuma 4 yang on target. Mereka juga kerap kehilangan bola dan hanya menguasai 40 persennya saja.
Menurut sang mantan striker MU, Dimitar Berbatov, bekas klubnya masih 'tertidur'. Ia mendesak agar pelatih Erik Ten Hag segera memperbaiki keadaan karena tekanan terus meningkat seturut hasil buruk yang dicapai.
"Di lapangan saat ini, Manchester United masih tertidur dan kami melihatnya saat melawan Brighton," kata Berbatov sebagaimana disitat dari laman Goal.
"MU benar-benar kalah telah dan kalah cerdas, dan mereka pantas kalah. Cara Brighton bermain sepak bola, niat mereka dalam mengumpan, dan secara keseluruhan, mereka mengungguli United di Old Trafford. Sungguh menyakitkan untuk ditonton," sambungnya.
"...Musim terus berjalan dan sampai tim memutuskan untuk bangun dan mulai bermain, semuanya sudah terlambat. Segalanya perlu segera diperbaiki," simpul Berbatov.
Berita Terkait
-
Hasil Liga Champions Real Sociedad Vs Inter: 3 Hari Usai Bantai Milan, I Nerazzurri Nyaris Kalah, Untung Ada Lautaro
-
Live Streaming Bayern Munich vs Manchester United, Liga Champions Segera Berlangsung
-
Link Nonton Bayern Munich vs Manchester United, Partai Klasik Liga Champions Malam Ini
-
Kebobolan 10 Gol dari 5 Pertandingan, Andre Onana Akui Sulit Gantikan David de Gea di Manchester United
-
Bayern vs Manchester United: Rashford dan Hojlund Diharap Bisa Segera Sefrekuensi, Ubah Nasib Setan Merah
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
10 Hari Ini Gratis, Jateng Fair 2026 Pamer Inovasi, Investasi, dan Hiburan di PRPP
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jateng Bisa dapat Emas, Cek Daftar Pemenangnya di Sini
-
Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
-
Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah
-
Dendam di Era Digital: Bagaimana Cape Fear Menggambarkan Hancurnya Reputasi dengan Satu Unggahan
-
Gelombang Pengunduran Diri di Partai Buruh Berlanjut, Seluruh Pengurus DIY Kompak Pamit
-
Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang
-
IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun
-
Natural Look Jadi Tren Baru, Ini yang Harus Diperhatikan Sebelum Melakukan Filler Modern
-
Viral Debat Mahasiswa dan Rektorat UNY saat Hendak Gelar Aksi, Begini Kronologi Lengkapnya