Pemain futsal Kota Malang inisial MRM mendapatkan hukuman larangan bermain selama dua tahun setelah terlibat dalam insiden penendangan terhadap pemain dari Kabupaten Blitar, Hanafi.
MRM melakukan aksi tidak sportif itu dalam pertandingan babak 8 besar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2023 yang berlangsung di Lapangan Fatkhi Futsal Center, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur pada tanggal 13 September 2023.
Kejadian ini terjadi saat Hanafi sedang melakukan selebrasi sujud syukur setelah mencetak gol. Saat sedang selebrasi itulah kepala Hanafi ditendang MRM yang kesal dengan muka tanpa rasa bersalah. Video dari insiden tersebut menjadi viral di media sosial.
Munir, Technical Delegate Cabang Olahraga (Cabor) Futsal Porprov Jatim, mengungkapkan bahwa MRM, yang mengenakan nomor punggung 17, mendapat kartu merah dari wasit setelah melihat kejadiannya.
Munir menambahkan bahwa keputusan untuk memberikan sanksi larangan bermain selama dua tahun kepada MRM diambil setelah mendapatkan laporan dari wasit dan pengawas pertandingan, yang menganggap aksi MRM sebagai insiden luar biasa.
Keputusan tersebut kemudian diserahkan kepada Panitia Disiplin (Pandis) untuk ditindaklanjuti, dan informasi mengenai sanksi tersebut juga telah disampaikan kepada manajemen tim futsal Kota Malang.
Wali Kota Malang, Sutiaji, menyatakan rasa penyesalannya atas perbuatan pemainnya tersebut dan menegaskan bahwa ia sebelumnya telah mengingatkan seluruh atlet untuk bermain dengan sportif dan menjaga nama baik Kota Malang.
Sutiaji juga mencatat bahwa ia telah mencari klarifikasi dari KONI Kota Malang mengenai detail kejadian tersebut, meskipun ia mengakui bahwa informasi yang diberikan masih bersifat sepihak.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Futsal Kota Malang, Bagus Orton menjelaskan bahwa pemainnya menendang lawan karena merasa lelah dan frustrasi akibat dugaan pengaturan skor yang tidak adil selama pertandingan, yang menurutnya telah mendorong timnya ke titik emosional.
Baca Juga: Sebelas Pertama Timnas U-23 vs. China Taipei di Asian Games Malam Ini
Berita Terkait
-
Muhammad Rafael Moreno, Sosok Pemain Futsal Malang yang Tendang Kepala Lawan Kini Kena Sanksi Berat
-
Sanksi Berbeda untuk Asisten Pelatih dan 2 Pemain Futsal Buntut Tendangan Horor Saat Selebrasi
-
Buntut Tendangan Horor Saat Selebrasi Sujud Syukur, Kontingen Malang Siap Terima Sanksi
-
Biodata dan Profil Bagus Irmawanto, Ketua AFK Malang Bantah Pemain Futsalnya Tendang Kepala Lawan
-
Kabar Kondisi Hanafi, Pemain Futsal Kabupaten Blitar yang Kepalanya Ditendang saat Selebrasi Sujud Syukur
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim