Kapten Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam, tidak berhasil menyelamatkan Jeonnam Dragons dari kekalahan dalam pertandingan lanjutan K League 2023, divisi dua Liga Korea Selatan, yang berlangsung pada Sabtu (23/9/2023) malam WIB.
Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Sepak bola Gwangyang, Jeonnam Dragons sebagai tuan rumah harus menyerah dengan skor 1-3 setelah salah satu pemainnya mendapatkan kartu merah di babak pertama.
Awalnya, Jeonnam Dragons unggul terlebih dahulu dalam pertandingan ini. Leonardo Pllana mencetak gol pembuka hanya dalam 11 menit pertandingan.
Namun, dalam waktu 11 menit, Cheonan City berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Paulo, sebelum akhirnya berbalik unggul melalui gol yang dicetak oleh Lee Min-Soo (menit ke-41).
Ketidakberuntungan bagi Jeonnam Dragons terjadi pada menit ke-42, ketika Yoo Ji-Ha mendapatkan kartu merah kedua, memaksa tim tersebut harus bermain dengan sepuluh pemain dan kesulitan mengimbangi superioritas jumlah pemain lawan.
Di tengah situasi sulit ini, Asnawi Mangkualam dan rekan-rekannya terus berjuang di bawah tekanan hingga akhirnya kembali kebobolan pada menit ke-68 melalui gol yang dicetak oleh Paulo.
Asnawi Mangkualam sendiri tampil penuh dalam pertandingan ini setelah sebelumnya absen akibat sanksi larangan bermain akibat kartu merah yang diterimanya dalam pertandingan melawan Gyeongnam. Ia bermain sebagai bek kanan dalam formasi 4-1-4-1.
Namun, penampilan kuat Asnawi pada akhirnya tidak cukup untuk menghindari Jeonnam Dragons dari kekalahan.
Dengan hasil ini, Jeonnam Dragons sementara berada di peringkat ketujuh dalam klasemen dengan mengumpulkan 44 poin.
Baca Juga: Asnawi Mangkualam Bongkar Kondisi Fisik Pemain Lokal: Di Indonesia Menit 70 Sudah Jalan Kaki
Sementara itu, Cheonan City masih berada di urutan ke-12 dari total 13 peserta dengan mengumpulkan 20 poin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Baru Cetak Brace, Cristiano Ronaldo Mendadak Kesal Gara-gara Ditanya Soal Messi
-
Byar Pet Gegara Batubara, Momentum Pengembangan Energi Gelombang
-
Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Kompetisi Orang Paling Menderita
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Bukan Ronaldo! 'Thor' dari Skotlandia Otak di Balik Kemenangan Telak Portugal
-
Membaca Tembang Talijiwo: Seni Menertawakan Kekacauan Hidup
-
Sempat Disorot, FIFA Pastikan Donald Trump Akan Serahkan Trofi Piala Dunia 2026