Tidak hanya hari ini panas terik, namun sudah sepekan suhu panas dirasakan sejumlah wilayah di Indonesia berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Melalui akun Instagram resminya, @infobmkg diungkap sejumlah data suhu maksimum harian beberapa wilayah di Indonesia saat ini.
"Berikut informasi suhu maksimum harian di Indonesia pada 08 - 09 Oktober 2023 pukul 07.00 WIB. Yuk dicek, adakah wilayahmu termasuk di dalamnya?" tulis BMKG di Instagram.
Disebutkan data terbaru ini dari pemantauan suhu udara tertinggi yang berhasil diamati BMKG selama 24 jam terakhir dari 8 Oktober pukul 07.00 WIB hingga 9 Oktober 2023 pukul 07.00 WIB.
Didapati hasil pemantauan Stasiun Klimatologi Jawa Tengah mencapai angka tertinggi bersama Stasiun Meteorologi Kertajati dengan mencapai suhu 37,8 derajat celcius.
Lebih lengkapnya lagi, berikut daftar suhu panas yang terpantau hari ini di sejumlah wilayah pemantauan BMKG.
- Stasiun Klimatologi Jawa Tengah 37,8 derajat celcius
- Stasiun Meteorologi Kertajati 37,8 derajat celcius
- Stasiun Meteorologi Ahmad Yani 37,3 derajat celcius
- Stasiun Meteorologi Sultan Muhammad Kaharuddin 36,8 derajat celcius
- Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas 36,5 derajat celcius
- Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan 36,5 derajat celcius
- Stasiun Meteorologi Tanjung Harapan 36,2 derajat celcius
- Stasiun Meteorologi Mutiara Sis-Al Jufri 36,2 derajat celcius
- Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin II 36,2 derajat celcius
- Stasiun Meteorologi Kalimarau 36,2 derajat celcius
- Stasiun Klimatologi Nusa Tenggara Timur 35,8 derajat celcius
- Stasiun Geofisika Bandung 35,6 derajat celcius
- Stasiun Klimatologi Banten 35,6 derajat celcius
- Stasiun Meteorologi Sultan Muhammad Salahuddin 35,6 derajat celcius
- Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah II 35,5 derajat celcius
- Stasiun Meteorologi Pangsuma 35,5 derajat celcius
- Stasiun Meteorologi H, As. Hanandjoeddin 35,5 derajat celcius
- Stasiun Meteorologi Gusti Syamsir Alam 35,4 derajat celcius
Fenomena Suhu Panas
Sebelumnya, pada 30 September 2023, BMKG sudah membagikan apa yang memicu terjadinya fenomena suhu panas belakangan ini.
Menurut BMKG, fenomena suhu panas belakangan ini terjadi karena dipicu oleh kondisi dinamika atmosfer.
Baca Juga: WASPADA! BMKG Sebut Salju Abadi Puncak Jaya Mencair, Perubahan Iklim Mengkhawatirkan
Saat ini kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia terutama di Jawa hingga Nusa Tenggara (termasuk Jabodetabek) didominasi oleh kondisi cuaca yang cerah dan sangat minimnya tingkat pertumbuhan awan terutama pada siang hari.
Kondisi ini tentunya menyebabkan penyinaran matahari pada siang hari ke permukaan bumi tidak mengalami hambatan signifikan oleh awan di atmosfer, sehingga suhu pada siang hari di luar ruangan terasa sangat terik.
Seperti diketahui, bahwa saat ini sebagian besar wilayah Indonesia terutama di selatan ekuator masih mengalami musim kemarau dan sebagian lainnya akan mulai memasuki periode peralihan musim pada periode Oktober-November ini, sehingga kondisi cuaca cerah masih cukup mendominasi pada siang hari.
Di akhir September ini, posisi semu matahari menunjukkan pergerakan ke arah selatan ekuator, yang berarti bahwa sebagian wilayah Indonesia di selatan ekuator termasuk wilayah Jawa hingga Nusa Tenggara mendapatkan pengaruh dampak penyinaran matahari yang relatif lebih intens dibandingkan wilayah lainnya, dimana pemanasan sinar matahari cukup optimal terjadi pada pagi menjelang siang dan pada siang hari.
Namun demikian, fenomena astronomis ini tidak berdiri sendiri dalam mengakibatkan peningkatan suhu udara secara drastis atau ekstrem di permukaan bumi.
Faktor-faktor lain seperti kecepatan angin, tutupan awan, dan tingkat kelembapan udara memiliki dampak yang lebih besar juga terhadap kondisi suhu terik di suatu wilayah seperti yang terjadi saat ini di beberapa wilayah Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
The Book of Eli: Misi Suci di Ujung Kiamat, Malam Ini di Trans TV
-
Hengkang dari NCT, Mark Tulis Surat Emosional untuk Penggemar
-
28 Kode Redeem FC Mobile 3 April 2026: Temukan Telur Paskah Berhadiah Permata dan Draft Gratis
-
Suara dari Sungai Ciliwung: Ketika Warga Menggantikan Peran Negara
-
5 Kebijakan WFH Paling Nyeleneh di Dunia Imbas Perang, Indonesia Tak Ada Apa-apanya
-
Teknologi New Veloz Hybrid yang Perlu Pengguna Pahami
-
'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina
-
Kisah di Balik Golgota: Memahami Injil Matius sebagai Narasi Agung Sang Mesias.
-
7 Film Baru dari Palari Films, Gandeng Iqbaal Ramadhan hingga Hindia
-
Ritual Laut Semana Santa Warnai Jumat Agung di Larantuka