Pratama Arhan ramai disebut-sebut akan meninggalkan Tokyo Verdy untuk bergabung ke Suwon FC. Langkah ini juga mendapatkan dukungan dari Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia.
Bahkan Shin Tae-yong menilai kalau Pratama Arhan lebih cocok bermain di Liga Korea Selatan dibandingkan Jepang bersama Tokyo Verdy.
Akankah Pratama Arhan pindah ke Suwon FC setelah selesai kontrak dengan Tokyo Verdy?
Dikutip dari Bolatimes.com, Pratama Arhan mengalami kesulitan untuk tembus tim utama Tokyo Verdy sejak bergabung pada Maret 2022 silam.
Bahkan suami Azizah Salsha ini lebih sering duduk di bangku cadangan Tokyo Verdy yang sekarang bermain di J2 League, liga kasta kedua Jepang.
Sejauh ini, pemain Timnas Indonesia tersebut baru dimainkan empat kali oleh Tokyo Verdy. Padahal kontraknya sudah mau selesai.
Mantan pemain PSIS Semarang ini memiliki kontrak bersama Tokyo Verdy sampai Januari 2024 mendatang. Setelahnya ia bebas untuk gabung tim lain jika tidak diperpanjang.
Hingga kontraknya sudah hampir usai dan laga yang tersisa makin sedikit, Pratama Arhan tetap lebih siring di bangku cadangan Tokyo Verdy.
Belakangan salah satu klub yang getol menginginkan Pratama Arhan adalah Suwon FC, tim yang berlaga di liga teratas Korea Selatan, K-League.
Pratama Arhan sendiri enggan menanggapi rumor kepindahannya ke Suwon FC setelah selesai kontrak dengan klub Jepang sekarang.
Meski begitu, kepindahannya ke Suwon FC dari Tokyo Verdy mendapatkan dukungan dari Shin Tae-yong.
"Memang tim Suwon FC tim baik," kata Shin Tae-yong dimuat Bolatimes.com (10/10/2023).
Pelatih Timnas Indonesia ini menilai jika Pratama Arhan lebih cocok bermain di liga Korea Selatan dibanding di Jepang bersama Tokyo Verdy.
Jika itu terjadi, Pratama Arhan akan menyusul Asnawi Mangkualam ke Korea Selatan yang kini sedang bermain di K-League 2 bersama Jeonnam Dragons.
"Arhan datang ke Korea Selatan, Arhan lebih cocok daripada Liga Jepang," tambah Shin Tae-yong.
Kita nantikan saja apakah Pratama Arhan pindah ke Suwon FC setelah selesai kontrak dengan Tokyo Verdy.
Berita Terkait
-
Perjalanan Karir Hokky Caraka, Striker Muda Kelahiran Gunungkidul yang Dipanggil Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia
-
Nenek Pratama Arhan Bongkar Attitude Keluarga Azizah Salsha saat Datang ke Blora
-
Profil dan Biodata Pratama Arhan, Penggawa Timnas yang Disebut Miskin oleh Mantan Pacar
-
Dihina Miskin oleh Mantan Pacar, Berapa Gaji Pratama Arhan Saat Ini?
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Pelatih Paraguay Serang FIFA: Piala Dunia 2026 Hanya untuk Orang Kaya Esensi Hilang
-
Pengakuan Jujur Lionel Messi Usai Menyandang Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Argentina Hajar Austria: Lionel Messi 18 Gol Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Dari Persia Kuno! Isi Lengkap Surat Timnas Iran, Kirim Pesan Damai untuk Dunia
-
Kylian Mbappe: Jujur, Lionel Messi Pemain Terbaik Dunia
-
Ilmu Lagi Aje dari Gue! Viking Row Suporter Norwegia Berakar dari Konser Metal
-
Praktik Sihir di Piala Dunia: Dulu Cristiano Ronaldo Kini Harry Kane Jadi Target
-
Lalui Perjalanan Darat 10 Bulan Sejauh 17 Ribu Km, Tiga Orang Ini Akhirnya Bisa Nonton Messi
-
Lionel Messi Sah Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia, Argentina Ungguli Austria
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah