Kasus kopi sianida yang diangkat menjadi film dokumenter Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso oleh Netflix telah mendapatkan beragam sorotan.
Film dokumenter ice cold ini pun ramai jadi perbincangan, hingga kisah kasus kopi sianida kembali viral dan bermunculan berbagai teori konspirasi.
Setelah film ice cold ini viral, apakah Jessica Wongso sudah menontonnya? Tertanya belum seperti diungkap Otto Hasibuan, pengacaranya.
Bahkan menurut pengacara tersebut, Jessica Wongso tidak berminat untuk menonton film dokumenter soal kasus kopi sianida yang diangkat dari ceritanya.
Sebagai diberitakan sebelumnya, Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso merupakan film dokumenter yang diangkat Netflix dari kasus kopi sianida pada 2016 silam.
Semenjak film ice cold ini viral, ternyata banyak pihak yang kini membela Jessica Wongso, sosok tersangka dalam kasus pembunuhan tersebut.
Dikutip dari Liberte.Suara.com, perempuan 35 tahun tersebut sudah mengetahui kasusnya kembali jadi perbincangan masyarakat.
"Iya dia diceritain sama pegawai-pegawai lapas itu, dia kan nggak bisa lihat handphone," kata Otto Hasibuan, Pengacara Jessica Wongso dalam podcast bersama Dokter Richard Lee.
Pengacara Jessica Wongso ini juga menyampaikan kalau wanita tersebut menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah memberi simpati bahkan berniat untuk membantunya mengusut kasus itu lagi.
Baca Juga: Prof Eddy Ungkap Jessica Wongso Punya Kepribadian Ganda, Perilaku Ini Jadi Tandanya
"Tadi saya tanya sama Jessica, seandainya mereka minta jadi kuasamu, kamu mau nggak? katanya kalau orang minta tolong membantu saya ya saya yang harus berterima kasih," ungkap Otto Hasibuan.
Jessica Wongso Tak Mau Nonton Film Ice Cold
Terkait film dokumenter Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso yang viral setelah tayang di Netflix, Jessica disebut tak mau menontonnya.
Pasalnya perempuan ini sudah berusaha susah payah melupakan kasus yang menjadi pengalaman buruk dirinya, dan tidak mau teringat kembali.
"Dia saya tanya, seandainya pun bisa menonton (film dokumenter Ice Cold, dia nggak mau nonton. Selama dia di sana, dalam dua sampai tiga tahun pertama yang dia upayakan adalah bagaimana caranya melupakan semua ini" cerita Otto.
"Jadi dia bersemedi, meditasi, supaya dia bisa lupa. Karena dia merasa apa yang dialami merupakan penderitaan yang luar biasa. Dan dia merasa kalau nggak bisa lupa itu akan susah," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026