Pekan ke-16 BRI Liga 1 2023-2024 menjadi sorotan karena setidaknya ada dua wasit yang membuat keputusan kontroversial yang sangat merugikan PSS Sleman dan Persija Jakarta, hingga menyulut kemarahan dua penggawa Timnas Indonesia.
Pekan ini diakhiri dengan pertandingan antara Persija Jakarta dan RANS Nusantara FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, yang berlangsung pada Minggu (22/10/2023).
Sayangnya, laga penutupan pekan ke-16 ini diwarnai oleh keputusan kontroversial wasit yang mengakibatkan kerugian bagi Macan Kemayoran, sehingga pelatih mereka, Thomas Doll, bahkan menunjukkan ketidakpuasannya dalam konferensi pers pasca-laga.
Persija Jakarta pada akhirnya kalah 1-2, meskipun mereka sebenarnya memiliki peluang besar untuk meraih hasil imbang jika wasit lebih teliti dan hati-hati dalam mengambil keputusan.
Berikut adalah dua wasit yang menjadi pusat perhatian dalam Pekan ke-16 BRI Liga 1 2023-2024:
1. Rio Permana Putra
Wasit Rio Permana Putra menjadi sorotan saat memimpin pertandingan antara PSS Sleman dan Persik Kediri di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Sabtu (21/10/2023).
Dalam pertandingan ini, terdapat setidaknya empat keputusan kontroversial yang membuat para pendukung PSS Sleman murka di media sosial.
Tiga di antaranya terkait dengan keputusan offside yang diambil oleh sang wasit, salah satunya adalah ketika gol Hokky Caraka pada menit ke-18 dianulir karena dianggap offside.
Baca Juga: Media Vietnam Bahas Masa Depan Suram Evan Dimas Bakal Datang: Pensiun Dini karena Cedera Parah
Keputusan kontroversial lainnya terkait dengan pelanggaran tangan yang dilakukan oleh bek Persik Kediri di dalam kotak penalti.
Meskipun tayangan ulang menunjukkan bahwa pelanggaran tersebut sangat jelas, wasit Rio Permana Putra memutuskan untuk tidak memberikan penalti.
Pertandingan berakhir dengan skor imbang 2-2, dan striker Hokky Caraka menyampaikan kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit Rio setelah pertandingan.
"Semua pecinta sepakbola pasti bisa bisa merasakan apa yang kami rasakan. Apalagi di highlight pertandingan babak pertama replay dipotong, jadi kita tak bisa melihat itu offside atau tidak," kata Hokky Caraka kepada wartawan dalam sesi konferensi pers pasca laga, Sabtu (21/10/2023).
"Bagaimanapun pertandingannya, bagaimanapun permainan kami, gol kami, kalau sudah melawan wasit pasti tidak bisa," tambah striker 19 tahun yang telah dipercaya Shin Tae-yong tampil untuk Timnas Indonesia level senior.
2. Naufal Adya Fairuski
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan