SUARA DENPASAR – Kapolresta Denpasar, Kombespol Bambang Yugo Pamungkas memberi ultimatum terhadap para pelaku tindak kriminal, khususnya para pelaku jambret terhadap wisatawan, apalagi wisatawan mancanegara (wisman). Kapolresta menyatakan akan tembak pelaku jambret wisatawan.
Hal itu disampaikan Bambang Yugo Pamungkas saat menggelar konferensi pers kasus jambret wisatawan. Konferensi per situ digelar di Monumen Bom Bali atau Ground Zero, Jalan Legian, Kuta, Badung, Bali, Senin (8/8).
Bambang menjelaskan, pihaknya sengaja melakukan konferensi pers di Monumen Bom Bali karena ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa apapun yang terjadi di Kuta, terutama menyangkut tindak criminal, dan lebih utama lagi jambret wisatawan akan ditindak tegas.
“Mulai hari ini, setiap kejadian yang ada di Kuta dan sekitarnya, utamanya terkait kasus penjambretan yang menjadi korban adalah wisatawan, maka kami sepakat untuk mulai hari ini kita akan lakukan tindakan tegas terukur (tembak),” kata Bambang.
“Saya ulangi kembali, kami akan lakukan tindakan tegas terukur (tembak), dengan mulai melaksanakan hari ini,” tegasnya.
Kepada para pelaku kriminal, terutama jambret terhadap wisatawan, Kombespol Bambang Yugo Pamungkas pun pun menghimbau agar jangan coba-coba jika tidak ingin ditembak.
“Kami laksanakan mulai per hari ini. Silakan kalau mau coba-coba. Karena kita sepakat akan mengamankan, membangkitkan kembali pariwisata. Dan kita punya satu PR lagi, yaitu kita harus menjaga kamtibmas, memberi rasa kepercayaan pada dunia internasional, utamanya menyambut pelaksanaan G20,” tambahnya
Dalam kesempatan konferensi pers ini juga hadir pengurus MDA Badung, Nyoman Astawa, dan Bendesa Adat Kuta, Wayan Wasista.
Astawa menyampaikan mudah-mudahan dengan konferensi pers ini dapat menimbulkan efek jera bagi pelaku jambret yang kerap meresahkan masyarakat di Kuta.
Baca Juga: Kejari Buleleng Didatangi Paguyuban Deposan LPD Anturan, Kasi Intel Sebut Tak Pandang Bulu!
“Mudah-mudahan mulai hari ini, Kuta dan sekitarnya menjadi aman,” kata Astawa.
Bendesa Adat Kuta, Wayan Wasista menyampaikan terima kasih kepada Polresta Denpasar dan Polsek Kuta yang telah menangani kasus-kasus kriminal yang meresahkan wisatawan.
“Kami butuh sinergi mengamankan wilayah Kuta sebagai daerah tujuan wisata. Kalau wisatawan yang datang ke Kuta merasa tidak nyaman, niscaya mereka tidak akan datang ke Bali,” kata dia.
Khusus menyangkut pernyataan Kapolresta Denpasar yang akan melakukan Tindakan tegas terukur atau maksudnya menembak pelaku jambret wisatawan, dia menunggu bukti.
“Semoga yang disampaikan Bapak Kapolresta tentang ketegasan terhadap pelaku-pelaku tindak kriminal bisa dibuktikan. Masyarakat kami di Kuta sangat merindukan keamanan di wilayah kami,” ucap Wasista.
Diketahui, dalam kesempatan konferensi pers itu, juga menghadirkan lima tersangka kasus jambret yang menyasar wisatawan mancanegara (wisman).
Kelima pelaku adalah I Gede Eka Jaya Putra (IGE), 32, dan I Ketut Ririg (IKG), 30, keduanya asal Desa Tianyar Tengah, Kecamatan Kubu, Karangasem; I Wayan Jangkep (IWJ), 25, dan I Komang Budiasih (IKB), 25, keduanya asal Banjar Munti Gunung, Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu, Karangasem; dan satu lagi I Wayan Gondol (IW), 26, asal Banjar Munti Gunung, Desa Tianyar Barat, Kubu, Karangasem.
Kelima tersangka ini kelompok terpisah. I Gede Eka dengan Ketut Ririg ditangkap setelah menjambret HP IPhone milik warga Australia pada 3 Agustus 2022.
Kemudian Wayan Jangkep dengan I Komang Budiasih menjambret Iphone warga Australia pada 27 Juli 2022 hingga korban merugi Rp15 juta.
Sedangkan I Wayan Gondol beraksi sendirian pada 24 Juni 2022 dengan menjambret HP milik warga India yang sedang berjalan.
Kelima tersangka dijerat menggunakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang ancaman hukumannya maksimal 7 tahun penjara. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
5 Cara Mengatur Rumah Menurut Feng Shui agar Tenang dan Mendatangkan Rezeki
-
Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 2, Keberanian Para Penyihir Muda
-
Lenovo Legion Y700 Infinite Meluncur, Tablet Gaming dengan OLED 165Hz dan Snapdragon 8 Elite Gen 5
-
Jelang Muktamar ke-35 NU Muncul Isu Pengondisian Peserta
-
Merpati Rp305 Juta di Tengah Bencana dan Efisiensi: Seberapa Penting Belanja Seremoni HUT RI?
-
Sulsel Tembus 100 Persen Penerapan Manajemen Talenta ASN, Kepala BKN: Gubernurnya Andi Sudirman
-
DCF 2026 Jadi Mesin Ekonomi Dieng, Penginapan Nyaris Penuh
-
Pembiayaan Pindar ke UMKM Terus Meningkat, Nilainya Tembus Rp35,12 Triliun
-
Geopolitik Memanas, Indonesia Diam-Diam Jadi Rute Kabel Laut Yang Disayang Raksasa Teknologi Dunia
-
Cosmos Mini Digital Rice Cooker 0,3 L Cukup untuk Makan Berapa Orang?