SUARA DENPASAR - Seorang guru asal Amerika Serikat bernama Jacob Josef Biedak ditangkap di Bandara Ngurah Rai, Bali gegara kedapatan membawa ganja cair atau liquid mengandung ganja.
Kapolres Bandara Ngurah Rai, AKBP Ida Ayu Wikarniti menjelaskan, penangkapan pria berusia 37 tahun itu dilakukan saat baru tiba di bandara I Gusti Ngurah Rai pada Selasa (19/7/2022) lalu. Saat itu sekitar pukul 21.00 Wita, pelaku datang menggunakan Batik Air OD 177 rute Kuala Lumpur-Bali.
Sesampainya di Bandara Ngurah Rai, pelaku diperiksa barang bawaannya oleh pihak Bea Cukai. "Saat barang tersangka ini memasuki X Ray, terlihat ada benda mencurigakan di dalam tasnya," kata AKBP Ida Ayu Wikarniti didampingi Kepala Bea Cukai Ngurah Rai Mira Puspita Dewi, Sabtu (13/8/2022).
Dayu Wikarniti melanjutkan, tas punggung pelaku juga diperiksa. Ditemukan tas kamera warna hitam berisi cartridge (alat isap rokok elektrik) merek “STIIZY" yang berisi liquid (cairan) berwarna kekuningan.
Dari pemeriksaan laboratorium, cairan atau liquid itu ternyata mengandung ganja cair. Total, barang bukti dalam masing-masing cartridge, total mencapai 35 gram bruto atau 3,81 gram netto.
Petugas Bea Cukai pun berkoordinasi dengan personel Satresnarkoba Polres Bandara Ngurah Rai untuk pemeriksaan lebih lanjut. Jacob Josef Biedak dalam pemeriksaan petugas mengaku mengetahui ganja dilarang dikonsumsi di Indonesia.
"Dia mengaku untuk dipergunakan sendiri selama tinggal di Bali," tambahnya.
Jacob Josef Biedak pun dijerat menggunakan Pasal 113 ayat 1 UU Narkotika dan diancam paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun penjara. Juga terancam pidana denda Rp 1 miliar-10 miliar.
Dia juga dijerat menggunakan Pasal 111 ayat 1 dengan pidana penjara paling singkat empat tahun, paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 800 juta, paling banyak Rp 8 miliar. (MNP)
Baca Juga: Istri Bercinta Bareng Driver Ojol dan Bule, Suami Merekam Pakai HP
Berita Terkait
-
Wow! Ada Kiriman Narkoba Jenis Hasis Seberat 1,6 Kg dari Amerika ke Ubud, Pelakunya...
-
Manajer BCL Ditangkap Terkait Narkoba, Bunga Citra Lestari akan Diperiksa?
-
Kenaikan Jumlah Pengunjung di Bandara Ngurah Rai Bali Naik 220 Persen
-
Bandara Ngurah Rai Bali Sediakan Karpet Disinfektan Untuk Pengunjung
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
FIFA Jawab Isu Keamanan Piala Dunia 2026 Meksiko Pasca Tewasnya Gembong Kartel El Mencho
-
BRI Cepu Gelar Program SERU: Setor Tunai Rp20 Juta Via CRM, Langsung dapat Minyak Goreng Gratis!
-
Tomas Trucha Bongkar Penyebab PSM Makassar Sulit Menang Meski Kuasai Kotak Penalti Persebaya
-
Akurasi Persebaya Surabaya Buruk Meski Menang, Bernardo Tavares Soroti 20 Tembakan Tanpa Hasil
-
Penerima Beasiswa LPDP Kembalikan Dana ke Negara karena Tak Mengabdi, Per Orang Rp 1-2 Miliar
-
Horor di Tol Kaligawe: 6 Debt Collector Brutal Ditangkap Usai Coba Rampas Mobil Berisi 5 Wanita!
-
Bos LPDP: Anak Pejabat Boleh Terima Beasiswa
-
Jadwal Imsak dan Subuh Surabaya Hari Ini 26 Februari 2026, Cek Panduan Resmi Kemenag
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3