SUARA DENPASAR - Satu lagi jenderal yang ditahan karena buntut kasus penembakan Brigadir J di rumah Irjen Ferdy Sambo.
Sosok jenderal tersebut adalah Brigjen Pol Agus Budiharta. Agus Budiharta ditahan di Mako Brimob Polri karena diduga terlibat dalam kasus penembakan Brigadir J.
Penahanan Agus Budiharta sudah ramai dibahas di media sosial.
Jenderal satu bintang ini diketahui menjabat sebagai Kepala Puslabfor Bareskrim Polri.
Belum banyak informasi terkait penahanan Agus Budiharta.
Dikutip dari YouTube Beda Enggak, berikut profil lengkap Agus Budiharta yang dianggap bukan polisi biasa.
Sosok Agus Budiharta
Brigjen Agus Budiharta adalah jenderal bintang 1 yang berasal dari Jawa Timur. Dia lahir pada tanggal 17 Agustus 1964 di Surabaya.
Brigjen Agus Budiharta merupakan lulusan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana atau Sepa tahun 1988. Dengan riwayat pendidikan Sepa Milsuk (1988), Selapa (2002), Sespim (2007) dan Sespimti (2014).
Brigjen Agus Budiharta sudah memiliki karier panjang di dalam kepolisian tanah air.Ia sendiri berpengalaman dalam bidang Forensik Kepolisian.
Baca Juga: Timsus Mabes Polri Bawa Istri Ferdy Sambo Putri Candrawathi ke Magelang?
Agus pernah mengemban jabatan sebagai Pemeriksa Muda Puslabfor Bareskrim Polri (1991), Panit Bahan Kimia Forensik Puslabfor Bareskrim Polri (1995).
Kanit Riksa Uang Palsu Subbid Upal Puslabfor Bareskrim Polri (2002), Kasubbagren Set Puslabfor Bareskrim Polri (2006).
Selain itu, dia juga pernah menjabat sebagai Wakalabforcab Palembang Bareskrim Polri (2008), Analis Utama Puslabfor Bareskrim Polri (2010), Kabiddokupalfor Puslabfor Bareskrim Polri (2010).
Kalabforcab Denpasar Bareskrim Polri (2012), Kalabforcab Surabaya Bareskrim polri (2014) dan Kabagjemenmut Puslabfor Bareskrim Polri (2019).
Pada tahun 2020, Agus menjabat sebagai Sekretaris Pusat Laboratorium Forensik Bareskrim Polri.
Ditahun yang sama, Kapolri saat itu Jenderal Idham Azis melakukan rotasi besar-besaran di tubuh Polri.
Agus Budiharta yang awalnya berpangkat Kombes kemudian naik pangkat menjadi Brigjen dan mengemban jabatan sebagai Kapus Labfor Bareskrim Polri.
Daftar polisi yang terseret kasus Brigadir J
1. Brigjen Hendra Kurniawan selaku Karopaminal Divisi Propam Polri.
2. Brigjen Benny Ali selaku Karoprovos Divisi Propam Polri.
3. Brigjen Agus Budhiarto selaku Kapuslabfor Bareskrim Polri.
4. Kombes Susanto selaku Kabaggakum Biro Provos Divisi Propam Polri.
5. Kombes Agus Nurpatria selaku Kaden A Biropaminal Divisi Propam Polri.
6. Kombes Budhi Herdi Susianto selaku Kapolres Jakarta Selatan.
7. Kombes Leonardo David Simatupang selaku pemeriksa utama Biro Provos Divisi Propam Polri.
8. Wadirreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Jerry Raymond Siagian.
Humas Polri
9. AKBP Ari Cahya Nugraha selaku Kanit 1 Subdit 3 Dittipidum Bareskrim Polri.
10. Kompol Chuk Putranto selaku PS Kasubbagaudit Baggaketika Rowabprof Divisi Propam Polri.
11. Kompol Baiquni Wibowo selaku PS Kasubbagriksa Baggaketika Rowabprof Divisi Propam Polri.
12. AKP Irfan Widiyanto di Dittipidum Bareskrim Polri.
13. AKBP Ridwan R Soplanit selaku Kasat Reskrim Polres Jaksel.
14. AKP Rifaizal Samual selaku Kanit 1 Satreskrim Polres Jaksel.
15. Ipda Arsyad Daiva Gunawan selaku Kasubnit 1 Unit 1 Satreskrim Polres Jaksel.
16. AKBP Arif Rahman Arifin selaku Wakadaen B Biropaminal Divisi Propam Polri.
17. Kombes Murbani Budi Pitono selaku Kabagrenmin Divisi Propam Polri.
18. AKP Dyah Candrawati selaku Paurlog Bagrenmin Divisi Propam Polri.
19. AKP Idham Faidilah selaku Pama Den A Ropaminal Divisi Propam Polri.
20. Briptu Sigid Mukti Hanggono selaku Ropaminal Divisi Propam Polri.
21. Iptu Hardista Tampubolon selaku Pama Den A Ropaminal Divisi Propam Polri.
22. Iptu Januar Arifin selaku Pama Den A Ropaminal Divisi Propam Polri.
23. Brigadir Frilliyan selaku Biroprovos Divisi Propam Polri.
24. Briptu Firman selaku Biroprovos Divisi Propam Polri.
25. Bharada Sadam selaku BKO Divisi Propam Polri.
***
Berita Terkait
-
Kondisi Mako Brimob Polri Jelang Penetapan Tersangka Baru Tewasnya Brigadir J
-
Langsung Datang Komjen Gatot Edy Pramono Akan Pimpin Pemeriksaan Ferdy Sambo
-
Penyelidikan Kecelakaan Bus di Mojokerto Berlanjut, Korlantas Polri Terjunkan Tim TAA
-
Kecelakaan Maut Tol Surabaya-Mojokerto, Mabes Polri Turun Tangan Investigasi Kasus
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Bos Tambang Batu Bara di Kaltim Ditahan, Disebut Rugikan Negara Rp500 Miliar
-
5 Rekomendasi Baju Lebaran Model Cheongsam untuk Tampil Elegan, Mulai Rp200 Ribuan
-
Sidak Proyek Flyover Latumenten, DPRD DKI Soroti Penyempitan Lajur Picu Macet Parah
-
Unggul Agregat 5 Gol, Newcastle United Tetap Serius Hadapi Qarabag FK
-
Kekerasan Aparat yang Berulang: Mengurai Jejak Pola Serupa dari Kasus Gamma hingga Arianto
-
Skandal Sertifikat K3: KPK Endus Aliran Uang Haram ke Pejabat Kemnaker dalam Penerbitan SKP
-
Program Bang Jasri Digelar Serentak, Polisi Bersih-Bersih Masjid dan Bagikan Takjil Selama Ramadan
-
Huawei Band 11 Resmi Rilis, Apakah Ada yang Spesial dengan Fiturnya?
-
Detik-detik Pajero Hantam JakLingko Setelah Seruduk Tiga Motor di Persimpangan Cilandak
-
Trauma Dihajar Oknum Aparat, 3 Pegawai SPBU Cipinang Takut Masuk Kerja: Dia Panggil Nama Saya