SUARA DENPASAR - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Sabtu malam (13/8/2022) menggerebek ruang Orchid di lantai 4 Stark Boutique Hotel & Spa di Jalan Kartika Plaza, Kuta. Penggerebekan ini terkait aktivitas judi online yang digelar di sana.
Pasca digerebek petugas dan Orchid Room masih dipasang police line. Aktivitas di hotel tersebut tampak sepi. "Resto dan lobby hotel benar-benar sepi," kata karyawan hotel yang sebelumnya bernama Jatra Hotel itu.
Maklum saja, akibat penggerebekan itu tentu tamu hotel enggan privasinya terganggu dengan aktivitas polisi yang menyelidiki operator judi online yang bermarkas di Orchid Room. "Namanya tamu hotel kan ingin privasi. Salah-salah dicurigai terlibat judi online nanti," selorohnya.
Hanya saja ditanya soal kontak manajemen, karyawan yang enggan namanya ditulis itu mengaku pihak manajemen tidak bersedia memberi keterangan ke media.
Kabar yang berembus, pihak manajemen juga akan dipanggil Polresta Denpasar untuk dimintai keterangannya.
Surat panggilan juga sudah dilayangkan penyidik Unit Judisila Satreskrim ke manajemen hotel tersebut. Ini terkait identitas penyewa Orchid Room guna dilakukan penelusuran oleh pihak kepolisian.
"Perkembangannya saya belum tahu. Nanti saya kabari kalau sudah diinfokan oleh pihak reskrim terkait hasil pengembangan sementara," kata Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi.
Seperti diketahui dalam penggerebakan Orchid Room. Jajaran Polresta Denpasar tak mendapati satu pun pelaku.
Diduga mereka sudah mengendus kedatangan petugas. Dalam penggerebekan markas judi online seperti togel maupun jackpot itu diamankan puluhan komputer, HP, Reuter wifi, HT dan puluhan SIM Card. ***
Baca Juga: Polda Jateng Gerebek Judi Online di Purbalingga, Enam Orang Dibekuk, Ini Modus Lengkapnya
Tag
Berita Terkait
-
Terbongkar, Ruang Orchid Kuta Jadi Sarang Judi Online Jaringan Internasional
-
Hotel di Kuta Diduga Jadi Sarang Judi OnlineDigerebek, Namun Sudah Kosong Melompong
-
Belasan Tamu Terinfeksi Covid-19, Hotel Dan Pusat Judi Terkenal di Makau Langsung Dikunci
-
Seorang Wanita Jadi Pelaku Transaksi Jual Beli Chip di Batam, Kantongi Rp15 Juta dari Judi Online
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku
-
Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!