SUARA DENPASAR – Enam orang telah diperiksa terkait kasus pembunuhan I Gusti Agung Mirah (42), warga Banjar Tengah, Desa Buduk, Kecamatan Mengwi, Badung. Para saksi diperiksa oleh tim gabungan Polres Jembrana dan Polda Bali.
Sebelumnya, Gung Mirah ditemukan sudah tak bernyawa di tepi Jalan Denpasar-Gilimanuk, persisnya di Hutan Klatakan, Banjar Sumbersari, Desa/ Kecamatan Melaya, Jembrana, Selasa (23/8/2022).
Enam orang yang diperiksa ini untuk dugaan pembunuhan terhadap pegawai bank daerah tersebut. Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana menjelaskan, proses penyelidikan masih dilakukan oleh tim gabungan dari Polres Jembrana, dibantu Polda Bali.
Dia menyatakan, ada dua tim yang bergerak melakukan penyelidikan terkait kasus kematian Gung Mirah. Dia menjelaskan, penyelidikan tidak hanya di wilayah Bali, yakni di Jembrana dan Badung. Penyelidikan juga sampai ke Jawa, sebab sebelumnya tertangkap kamera CCTV mobil korban menyeberang melalui Pelabuhan Gilimanuk.
Direktur Ditreskrimum Polda Bali, Kombes Pol Surawan juga menjelaskan, saat ini Polda Bali turut memback-up Polres Jembrana melakukan penydikan dugaan pembunuhan Gusti Agung Mirah Lestari.
"Tim kami sedang lakukan penyelidikan," kata Surawan Jumat (26/8/2022).
Dia pun memastikan hasil autopsi RSUP Prof Ngoerah (RSUP Sanglah), terungkap adanya tanda-tanda bekas penganiayaan terhadap luka di tubuh korban.
"Ditemukan bekas-bekas dugaan penganiayaan," tambahnya.
Sekadar diberitakan sebelumnya, sebelumnya datang laporan orang hilang ke Polres Badung Minggu (21/8/2022). Gung Mirah dikabarkan hilang. Korban pergi membawa mobilnya Honda Brio DK 1792 FAL. Pada hari Selasa (23/8/2022) pagi, jasadnya ditemukan tak bernyawa di Hutan Klatakan, Melaya, Jembrana.
Dari penyelidikan sementaara, selain adanya autopsi yang mengarah adanya luka bekas penganiayaan, mobil Honda Brio milik Gung Mirah juga terdeteksi sempat melintas di Pelabuhan Gilimanuk pada Minggu (21/8/2022) sekitar pukul 23.00 WITA. Dalam mobil itu terdapat dua orang pria. (Beritabali.com/MNP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati