SUARA DENPASAR - BRI Liga I tahun ini menjadi turnamen yang paling berat bagi Persib Bandung. Hingga pekan ketujuh, Pangeran Biru-julukan Persib Bandung sudah kebobolan 18 gol. Artinya, tim kebanggaan Maung Badung itu menjadi salah satu tim lumbung gol lawan. Tragis memang!
Terakhir dalam pekan ketujuh liga. Persib Bandung kalah skor telak, 5-1 melawan PSM Makassar dalam laga pada 29 Agustus 2022 di Stadion B.J Habibie, Parepare.
Sorotan tajam pun terus dilayangkan pada tim besutan Luis Milla tersebut. Bahkan, pelatih asal Spanyol itu demam dan tidak mendampingi timnya saat dilumat PSM Makassar.
Bung Binder, pemilik kanal YouTube Bola Bung Binder, Selasa (30/8/2022) menyoroti kekalahan demi kekalahan yang diterima Persiba Badung.
Jelas salah satu komentator liga I tersebut bahwa penyebab kekalahan Persib karena tidak terlihat adanya kekompakan tim. Para pemain cenderung menunjukkan ego individual semata.
"PSM Makassar telah bermain secara kolektif sehingga memiliki passing yang akurat dan efektif dibandingkan Persib Bandung," komen dia. "Pemain dari Persib Bandung ini bermain secara individu daripada bermain sebagai satu tim,” jelasnya.
Dalam laga itu juga terlihat bahwa dari sisi menyusun serangan maupun bertahan. Persib malah terlihat amburadul. Jadi, wajar saja mudah dibobol oleh tim lawan.
Bila ini terus terjadi dan tidak segera diperbaiki oleh pelatih. Bisa ditebak, Persib Bandung akan makin terpuruk dalam liga kali ini.
“Jadi kalo gak kompak ya jangan harap bisa mendapatkan hasil-hasil akhir yang positif secara konsisten,” tandasnya.
Baca Juga: Dirawat di Benfica, Oktober Nanti, Carlos Fortes Si Bomber Laskar Mahesa Jenar Siap Merumput
Lain lagi pendapat Asisten Pelatih Persib Bandung, Budiman. Kata dia, lima gol yang dilesakkan pemain Juku Eja karena pemain Persib mentalnya anjlok setelah di awal kebobolan dua gol.
“Intinya dengan gol cepat PSM itu yang menjadi down pemain kami. Jadi setelah gol menit kedua, anak-anak agak sulit mengembangkan permainan, dan terus ada gol kedua. Pemain makin down,” dalil dia seperti dikutip dari laman Persib Bandung.
"Selama saya bermain di Persib ini sesuatu yang memalukan buat saya pribadi. Tidak bisa terus berada dalam situasi seperti ini, kami harus bangkit, semua pemain harus introspeksi," sambung Kapten Persib Bandung Achmad Jufriyanto.
Raihan buruk Persib Bandung juga mendapat catatan merah dari Bebotoh. Mereka tentu berharap tim kebanggaannya bisa tampil ciamik dengan pelatih baru.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Persija Hancurkan Brisbane Roar di JIS
-
Voting Jadi Penentu Ketua Umum PBNU
-
DPR Ungkap 13 Tindak Pidana yang Bisa Dikenai RUU Perampasan Aset
-
Jakmania Boikot Launching Persija Jakarta, Bung Ferry Sampaikan Peringatkan
-
Diwarnai Aksi Boikot Jakmania, Persija Kenalkan 29 Pemain dan Jersey Baru Merah Menyala
-
Rilis Skuad dan Jersey Musim 2026/2027, Bhayangkara Presisi Lampung FC Bidik Tiga Besar Super League
-
Ini 5 HP Bekas Murah 2-4 Jutaan dengan Skor AnTuTu 11 Tembus Sejuta, Main Game Berat Lancar!
-
SE Menkomdigi soal Perlindungan Kuota Internet Sudah Tepat, Tak Perlu Tergesa Revisi Aturan
-
RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, Akademisi: Kewenangan Besar Tanpa Pengawasan Bisa Jadi Bumerang
-
5 Rekomendasi Bedak Touch-Up Praktis dengan Kaca dan Spons untuk Aktivitas Seharian