/
Minggu, 04 September 2022 | 13:07 WIB
Ilustrasi pengisian BBM (Suara Denpasar)

Suara Denpasar - Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dalam kondisi aman pasca kenaikan harga.

Mengingat kilang minyak beroperasi normal dan kini stok Pertalite berada di level 18 hari. Sedangkan jenis Solar dalam posisi 20 hari.

"Kami memastikan ketersediaan stok BBM Subsidi di SPBU dalam kondisi aman dan kami terus melakukan pemantauan kondisi penyaluran BBM Subsidi di lapangan," kata Nicke saat memantau ketersediaan BBM dengan meninjau langsung Pertamina Integrated Enterprise Data and Command Center (PIEDCC) yang berada di Gedung Grha Pertamina, Sabtu (3/9/2022) di dampingi Direktur Logistik dan Infrastruktur Pertamina, Mulyono dan Direktur Penunjang Bisnis Pertamina, Dedi Sunardi, dan Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra. A.

Ingat dia, SPBU tidak akan melayani pembelian BBM dalam jumlah yang tak wajar atas satu kendaraan dengan pengisian berulang-ulang pada hari yang sama.

"Pertamina juga dapat memastikan penjualan BBM mengikuti ketentuan dalam Perpres 191/2014, sehingga kendaraan tidak dapat melakukan pembelian secara berulang dengan volume yang tidak wajar," tukasnya.

Dia juga mengklaim dengan kualifikasi dan spesifikasi bahan bakar minyak Pertalite dan Solar yang tetap disubsidi pemerintah. Harga itu masih terbilang rendah dibandingkan produk sejenis yang dikeluarkan oleh kompetitor. ***

Load More