Deli.Suara.com - Pemerintah resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM), Sabtu siang (3/9/2022) siang kemarin, pukul 14.30 WIB.
Adapun kenaikan harga BBM terdiri dari Pertalite dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter. Solar bersubsidi Rp 5.150 menjadi 6.800 per liter dan Pertamax nonsubsidi Rp 12.500 menjadi 14.500 per liter.
Kenaikan harga BBM turut mendorong kenaikan harga penjualan Pertalite eceran di Medan, Sumatera Utara (Sumut).
Harga eceran Pertalite yang sebelumnya Rp 10 ribu kini harganya mencapai Rp 12 ribu per botol.
Seperti yang diamati Deli.Suara.com di beberapa titik di Medan, Minggu (4/9/2022). Pertalite eceran yang dikemas dalam botol air mineral berukuran 1500ml, kini sudah naik menjadi Rp 12 ribu.
“Harganya sudah naik," kata Daud (33) pedagang BBM eceran.
Pria yang juga bekerja sebagai tukang tambal ban itu mengaku langsung menaikkan harga begitu mendengar ada kenaikan harga BBM.
"Ya kita ikutan juga. Sampai Rp 12.000 per botol," jelasnya.
Juanto (38) pengecer BBM di Jalan Gaperta Medan, mengutarakan hal yang sama dengan menaikkan harga eceran Pertalite menjadi Rp 12.000 per botol.
Baca Juga: Dongeng Karo: Cerita Asal Mula Danau Lau Kawar
Tak mau menunggu lama, dia mengaku langsung menaikan harga eceran untuk Pertalite, setelah pemerintah menaikkan harga BBM.
Sebelumnya, Pertamina menyampaikan harga terkini BBM per 3 September 2022.
Dalam pengumuman yang disampaikan lewat laman resmi Pertamina, disebutkan terjadi kenaikan harga BBM jenis Pertalite, Pertamax dan Solar.
Sementara, harga BBM non subsidi seperti Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite, belum mengalami kenaikan.
"PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) Umum dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum," tulis Pertamina di laman resminya, Sabtu (3/9/2022).
Berikut update harga BBM di Provinsi Sumut, Sabtu 3 September 2022
Tag
Berita Terkait
-
Presiden Jokowi Sebut Sistem Penyaluran BLT BBM yang Dijalankan Sudah Bagus
-
BBM Naik, Netizen Kangen Tokoh-tokoh PDI Perjuangan yang Menangis
-
Harga BBM Naik, SPBU di Bontang Ini Tetap Jual dengan Pembatasan, Roda 2 Maksimal Rp 70 Ribu
-
Harga BBM Naik, Tarif Bus Bisa Melonjak Hingga 35 Persen!
-
Pembagian BLT BBM Dimulai, Inilah Tiga Metode Penyalurannya
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Sambut Idulfitri, PLN Group Berbagi Santunan untuk Anak Yatim Hingga Santri di Banggai
-
Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik
-
Info Lokasi Salat Idul Fitri Muhammadiyah di Kota Besar Sumsel: Prabumulih, Lubuklinggau, Pagar Alam
-
Sinopsis Nightmare Bikin Merinding, Kim Nam Gil dan Lee Yoo Mi Hukum Penjahat Lewat Mimpi Neraka
-
Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal
-
Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang
-
10 Pelanggaran Berat Anwar Sanjaya yang Dinilai Nodai Kesucian Ramadan
-
Kuda Lumping Diplomasi: Misi Jakarta Merayu Pawang di Panggung Board of Peace
-
Kenapa Lebaran Jemaah Tarekat Naqsabandiyah Lebih Cepat dari Muhammadiyah dan Pemerintah
-
Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus