Suara Denpasar - Kamu yang sedang batuk-batuk bisa mencoba resep herbal dari dr Zaidul Akbar yag hanya kencur, beras, dan sereh.
Beberapa hari terakhir cuaca memang sedang buruk. Daya tahan tubuh yang sedang menurun akan membuat tubuh diserang penyakit.
Penyakit yang kerap muncul saat perubahan cuaca ekstrrem seperti ini adalah flu dan batuk-batuk. Selain itu, diare, disentri, cacingan, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), malaria dan demam berdarah dengue (DBD).
Namun, kali ini dr Zaidul Akbar memberikan resep herbal untuk mengatasi batuk. Bahannya juga cukup mudah ditemukan.
Berikut adalah bahannya dikutip dari instagram Zaidul Akbar:
1. Kencur sekelingking, kemudian cuci bersih bersama kulitnya
2. Beras organik bebas residu sebanyak 1/3 sendok teh
3. Sereh dua kelingking dewasa
Cara meracik:
1. Langkah pertama, kamu perlu menumbuk semua bahan sampai hancur, lalu tuangkan air panas sekitar 200ml, dan saring
2. Langkh kedua, setelah disaring masukan cengkeh 3 butir
Baca Juga: Klasemen Terbaru BRI Liga 1: Madura United Terbaik, Persik kediri Paling Buruk
3. Terakhir, kamu bisa minum dua kali sehari, pagi dan malam
"Kebayang buatnya? Mudah kok, kalau anak-anak kurangi saja setengahnya," tulis Zaidul Akbar dikutip Suara Denpasar, Sabtu 10 September 2022.
Musim Pancaroba
Dikutip dari Antara, warga saat ini diminta meningkatkan kewaspadaan serta antisipasi penyebaran penyakit saat perubahan cuaca ekstrem terjadi.
"Saat ini wilayah Palangka Raya sering diguyur hujan yang tiba-tiba cuaca panas. Karena itu, masyarakat harus mewaspadai potensi munculnya berbagai penyakit," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Andjar Hari Purnomo .
Dia mengatakan penyakit yang kerap muncul saat cuaca seperti ini adalah flu, batuk, diare, disentri, cacingan, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), malaria dan demam berdarah dengue (DBD).
Untuk mencegah penyakit itu, masyarakat diimbau menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
"DBD, batuk dan pilek serta demam merupakan penyakit yang memiliki potensi paling tinggi, dan dapat dicegah oleh masyarakat dengan menerapkan pola hidup bersih yang dimulai dari lingkungan rumah masing-masing," katanya.
Warga, kata dia, harus rutin bersama-sama dapat melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan, seperti parit atau selokan agar tidak terjadi genangan, karena genangan air dapat menjadi sarang nyamuk yang bisa saja membawa penyakit DBD.
Saat musim hujan, kata dia, pada umumnya suhu tubuh seseorang tidak stabil dan mudah menurun sehingga rentan terserang berbagai penyakit.
Dia mengataka saat ini kondisi cuaca di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah ini kerap berubah-ubah dari cuaca panas tiba-tiba hujan, maupun sebaliknya.
Untuk itu, selain menerapkan pola hidup bersih, masyarakat juga harus menjaga pola hidup sehat, yakni dengan memakan sayur dan buah, berolahraga rutin, serta cuci tangan dengan sabun untuk mencegah penyebaran penyakit musim hujan yang dapat terjadi dengan cepat.
Dengan pencegahan tersebut bisa meningkatkan daya imunitas. Hal itu bisa menangkal bibit penyakit yang menghampiri tubuh.
"Apabila daya imunitas berkurang, penyakit tersebut akan mudah menyerang tubuh dan penyebarannya sangat cepat," demikian Andjar.(Antara/Zaidul Akbar)
Berita Terkait
-
Peruntungan Keuangan dan Karier Zodiak Bulan September 2022 untuk Pisces, Cancer, Aries dan Libra; Jangan Berpikir Anda Bisa Lolos
-
Ramalan Zodiak Kesehatan Dan Cinta Besok Rabu 7 September 2022 Untuk Gemini, Aries dan Taurus: Secara Profesional
-
Ramalan Zodiak Kesehatan Dan Cinta Seni 5 September 2022 untuk Gemini, Taurus dan Aries, Hindari Makan Cepat Saji
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Minta Maaf di Era Broadcast: Kegelisahan Pribadi Menjelang Idulfitri
-
Olla Ramlan Go International Lewat Serial Walid Season 2, Perankan Anak Kiai yang Manipulatif
-
Respati Ardi Pastikan Disnaker Solo Buka Posko Aduan THR, Ini Alurnya
-
Divonis 8,5 Tahun, Eks Bupati Lampung Timur Wajib Kembalikan Rp3,9 Miliar Kasus Pagar Rumah Dinas
-
Rudy Susmanto Kembali Rombak 21 Pejabat Kabupaten Bogor, Cek Daftar Lengkapnya
-
Percaya Diri Hadapi Wakil Jerman, Amri/Nita Incar Awal Manis di All England
-
2 Mantan Asisten Shin Tae-yong Kini Ramaikan Panggung Super League
-
Kontroversi Ibu Tiri Tersangka Kematian NS yang Masih Jadi Pegawai Kemenag di Sukabumi
-
Mantapkan Persiapan, Alwi Farhan Cs Mulai Berlatih di Inggris Jelang All England 2026
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK