Suara Denpasar – Akibat kelakuannya mengintimidasi wartawan yang sedang meliput rumah mantan Kadiv Propam Polri, salah satu antek Ferdy Sambo, Brigadir Frillyan Fitri Rosadi (FF) dijatuhi sanksi dalam sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP).
Antek Ferdy Sambo yang bertugas di Biroprovos Divisi Propam Polri ini disanksi demosi selama dua tahun dalam sidang kode etik. Dia dinilai tidak profesional di tengah pengusutan perkara pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
"Sanksi administratif, yaitu mutasi bersifat demosi selama dua tahun," hakim sidang komisi etik Polri, Kombes Pol Rachmat Pamudji yang disiarkan lewat kanal YouTube Polri TV Radio, Selasa (13/9/2022).
Kelakuan Brigadir Frillyan sama dengan Bharada Sadam. Antek-antek Ferdy Sambo ini melakukan pelangaran berupa intimidasi wartawan yang meliput. Mereka mengambil foto dari HP wartawan.
Hakim sidang KKEP juga menegaskan bahwa perbuatan Brigadir Frillyan sebagai perbuatan tercela. Dia juga diwajibkan meminta maaf.
"Terduga pelanggar wajib meminta maaf secara lisan di hadapan sidang komisi kode etik Polri dan secara tertulis ke pimpinan Polri," ucap hakim sidang KKEP.
Sidang Brigadir Frillyan Fitri Rosadi berlangsung mulai Selasa (13/9) Pukul 13.00 WIB. Ada empatsaksi yang dihadirkan, yakni Kompol SM, Ipda DDC, Briptu FDA dan Bharada Sadam. Bharada Sadam juga sudah diberi sanksi demosi setahun karena kelakuannya yang sama dengan Brigadir Frillyan mengintimidasi wartawan yang meliput rumah terduga pembunuh Brigadir Joshua. (PMJNews/Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan