Suara Denpasar – Bila harus menyebut salah satu orang yang punya jasa besar dalam hidup dan karier Ferdy Sambo di kepolisian, maka Tito Karnavian adalah orangnya. Sebab, Tito Karnavian dan Ferdy Sambo memiliki hubungan erat dalam karier keduanya. Maka wajar saja hacker Bjorka ikut menyenggol Tito Karnavian agar bersuara dengan istilah, ‘karena Sambo orangmu’.
Jauh sebelum akun hacker Bjorka menyenggol Tito Karnavian SuaraDenpasar memang sudah menyebut 6 jenderal top yang berpengaruh dalam karier Ferdy Sambo. Lima orang jenderal pernah menjabat sebagai Kapolri. Satu lagi adalah paman Ferdy Sambo, Pieter Sambo yang hampir jadi Kapolri tapi ditolak Presiden Soeharto kala itu.
Perkenalan Tito dan Ferdy
Salah satu orang yang memiliki peran paling besar dalam karier Ferdy Sambo bisa jadi adalah Tito Karnavian. Sekadar diketahui, Tito adalah lulusan Akpol 1987. Sedangkan Ferdy Sambo lulus Akpol 1994.
Dari data yang dirangkum SuaraDenpasar, karier keduanya diawali di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Ferdy Sambo menjadi Pamapta Polres Metro Jakarta Timur (1995). Sedangkaan Tito Karnavian Pamapta Polres Metro Jakarta Pusat (1987).
Dengan demikian, perkenalan Tito dan Ferdy bisa jadi setelah Ferdy lulus Akpol 1994 atau mulai jadi anggota Polri pada 1995. Saat Ferdy menjadi Pamapta di Polres Metro Jaktim pada 1995, Tito menjadi Wakapolsek Metro Sawah Besar Polres Metro Jakarta Pusat. Sejak 1995 sampai 2003, keduanya dalam satu naungan wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Karier Tito selanjutnya adalah Sespri Kapolda Metro Jaya (1996), Kapolsek Metro Cempaka Putih Polres Metro Jakarta Pusat (1996–1997), Sespri Kapolri (1997–1999), Kasat Serse Ekonomi Reserse Polda Metro Jaya (1999–2000), Kasat Serse Umum Reserse Polda Metro Jaya (2000–2002), Kasat Serse Tipiter Reserse Polda Sulsel (2002), Koorsespri Kapolda Metro Jaya (2002–2003).
Sedangkan karier Ferdy Sambo dari 1995 sampai 2003 adalah sebagai berikut: Pamapta Polres Metro Jakarta Timur (1995), Kanit Buser/ Katim Tekab Polres Metro Jakarta Timur (1995–1997), Kanit Resintel Polsek Metro Pasar Rebo Polres Metro Jakarta Timur (1997), Kanit Resintel Polsek Metro Cakung Polres Metro Jakarta Timur (1997–1999), Wakapolsek Metro Matraman Polres Metro Jakarta Timur (1999–2001), Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur (2001–2003).
Dilihat dari irisan karier keduanya di wilayah hukum Polda Metro Jaya, terlihat pada 1996 Tito sempat menjadi Sespri Kapolda Metro Jaya, sedangkan Ferdy Sambo Kanit Buser/ Katim Tekab Polres Metro Jakarta Timur.
Baca Juga: Pensiunan Polri Kumpulkan 3 Kapolda? Ini 2 Jenderal Polri yang Sangat Dekat Ferdy Sambo
Irisan karier Tito dan Ferdy makin kentara saat Tito menjadi Kasat Serse Ekonomi Reserse Polda Metro Jaya (1999–2000) laanjut Kasat Serse Umum Reserse Polda Metro Jaya (2000–2002). Pada periode 1999-2002, itu Ferdy menjadi Wakapolsek Metro Matraman Polres Metro Jakarta Timur (1999–2001), Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur (2001–2003). Sama-sama di reserse.
Perpisahan Sementara Tito dan Ferdy
Antara Tito Karnavian dengan Ferdy Sambo sempat terpisah agak lama. Setidaknya dari tahun 2003 sampai 2015. Sebab Ferdy Sambo pada 2003 pindah ke wilayah hukum Polda Jabar sampai 2008. Sedangkan Tito keluar dari Polda Metro Jaya pada 2005 untuk menjadi Kapolres Serang, Banten.
Berikut karier Tito Karnavian ketika berpisah dengan Ferdy Sambo: Kasat Serse Keamanan Negara Reserse Polda Metro Jaya (2003–2005), Kaden 88 Anti Teror Polda Metro Jaya (2004–2005), Kapolres Serang Polda Banten (2005), Kasubden Bantuan Densus 88/AT Bareskrim Polri (2005), Kasubden Penindak Densus 88/AT Bareskrim Polri (2006), Kasubden Intelijen Densus 88/AT Bareskrim Polri (2006–2009).
Karier Tito Karnavian berlanjut menjadi Kadensus 88/AT Bareskrim Polri (2009–2010), Deputi Penindakan dan Pembinaan Kemampuan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) (2011–2012), Kapolda Papua (2012–2014), Asrena Polri (2014–2015).
Sedangkan karier Ferdy Sambo ketika berpisah dengaan Tito Karnavian adalah sebagai berikut: Kasat Reskrim Polres Bogor Polda Jabar (2003–2004), Kanit IV Satops I Dit Reskrim Polda Jabar (2004–2005), Kasubbag Reskrim Polwil Bogor (2005–2007), Wakapolres Sumedang Polda Jabar (2007–2008), Kasiaga Ops BiroOps Polda Metro Jaya (2008–2009), Kasat V Ranmor Dit Reskrimum Polda Metro Jaya (2009–2010), Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat (2010–2012), Kapolres Purbalingga (2012–2013), Kapolres Brebes (2013–2015).
Berita Terkait
-
Hacker Bjorka: Good Morning Sir Luhut Binsar Pandjaitan
-
Anies Baswedan 'Serang Balik' Hacker Bjorka, Datanya Disebut Tak Valid, Banyak Salahnya
-
Melempem, Hacker Bjorka Minta Tito Karnavian Bersuara: Karena Ferdy Sambo Orangmu
-
Brigjen Andi Rian Djajadi Vs Irjen Ferdy Sambo: Alumni SMAN 1 Makassar, Senior-Junior, Bawahan-Atasan
-
18 Jam Sidang Kode Etik, Hasilnya Ferdy Sambo Dipecat dari Polri
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini
-
Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan
-
Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol
-
Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu
-
Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda