/
Sabtu, 17 September 2022 | 18:00 WIB
Ilustrasi, cerita humor Kisah Anggota GAM, Ayah, dan Tentara'. (AP Photo/ BBC)

“Bapak diam saja di sini. Saya akan mencangkul ladang milik Bapak,” kata sang komandan.

Kemudian, setengah kompi tentara mencangkul ladang ayah dari anggota GAM tersebut. Selama seharian, tentara itu mencangkul mencari senjata api yang kabarnya dikubur di ladang.

Saat sudah sore, satu kompi tentara pun meninggalkan ladang, menumpangi truk-truk berwarna hijau tua. Selanjutnya sang ayah menulis surat kembali kepada anaknya, Ridho.

“Ridho, setelah ayah terima suratmu, datang satu kompi tentara mencari senjata di ladang kita. Namun senjata itu tak ditemukan. Tanpa hasil,” kata sang ayah, “lalu apa yang harus ayah lalukan.”

Setelah menerima surat dari ayahnya, Ridho si anggota GAM ini membalas. 

“Sekarang ayah bisa mulai tanam jagung saja. Kan sudah dicangkul tentara?” tulis Ridho. 

Surat itu kembali disensor. Pihak Lapas Nusakambangan memanggil Ridho. 

“Kamu menipu kami, ya?” tanya sipir penjara.

“Memang kenapa? Itu membuktikan kamu membaca surat saya. Seharusnya kamu tidak membaca surat saya,” kata sang anggota GAM, Ridho ketus. 

Baca Juga: Parah! Pura-pura Minta Dipijat, Ustaz Cabuli Dua Santri Pria di Pondok Pesantren

Sang sipir pun terdiam. Surat Ridho yang kedua akhirnya dikirim ke alamat ayahnya di Aceh. Sang ayah pun mulai menanam jagung.

Demikian cerita humor atau cerita lucu tentang 'Kisah Anggota GAM, Ayah, dan Tentara'. Semoga bisa menghibur dan bikin awet muda. (*)

(terinspirasi dari Youtube 1001 Cerita Lucu)

Load More