/
Selasa, 27 September 2022 | 11:31 WIB
Lukas Enembe, Gubernur Papua yang menjadi tersangka KPK (Antara)

Suara Denpasar - Lukas Enembe kini sedang menjadi bahan pembicaraan publik Indonesia. Gubernur Papua yang ditetapkan sebagai tersangka penyalahgunaan anggaran di lingkup Pemprov Papua itu tidak hadir dalam beberapa kali pemanggilan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Alasannya, yang bersangkutan sedang sakit.

Di sisi lain, isu liar soal hobi judi Lukas Enembe terus menggelinding yang dijawab pihak Gubernur bahwa banyaknya harta milik Lukas Enembe, karena yang bersangkutan punya tambang emas.

Di lain sisi, pihak pengacara gubenur mengajak KPK ke Papua bersama tim dokter untuk melihat langsung kondisi kliennya.

Lantas apa sebenarnya sakit orang nomor satu di Papua yang juga menyedot perhatian Presiden Jokowi itu.

"Kondisi dia (Lukas Enembe) menurun, kaki sudah mulai membengkak. Sakit ginjal, tekanan darah tinggi, jantung bocor dan diabetes," kata Stefanus Roy Rening, pengacara Lukas Enembe saat jumpa pers di Jakarta Selatan, Senin (26/9/2022) dikutip dari suara.com.

"Bapak Presiden minta maaf, Bapak Gubernur menghormati hukum," imbuhnya di kantor perwakilan Pemerintah Provinsi Papua di Jakarta Selatan. Jika sudah sembuh, tentu kliennya akan menghormati proses hukum. "Kami menghormati Bapak Presiden mengatakan begitu. Bapak Presiden tahu bahwa Bapak Lukas sakit, kami menunggu beliau sembuh," imbuhnya lagi.

Penanganan kasus dugaan korupsi yang melibatkan Lukas Enembe memang pelik. Di sisi lain banyak yang pro akan langkah KPK.

Di sisi lain, massa pendukung Lukas Enembe terbilang banyak dan menilai kasus ini sarat muatan politis. Bahkan, Mahfud MD sempat mengatakan kondisi Papua agak memanas seiring terseretnya nama Lukas Enembe dalam pusara penyalahgunaan anggaran di Papua. ***

Baca Juga: INGAT KARMA! SBY Disandera Proyek Hambalang, Ke Depan Jokowi Bisa Terbelit IKN

Load More