Suara Denpasar - Setelah wacana presiden tiga periode mentok. Kini muncul lagi wacana baru dari Sekretariat Bersama (Sekber) Jokowi-Prabowo 2024-2029 meminta Mahkamah Konstitusi (MK) memberi kepastian mengenai aturan seorang presiden yang sudah menjabat dua periode maju sebagai calon wakil presiden.
Ini menurut pandangan Rocky Gerung bukan murni dari Sekber Jokowi-Prabowo. Dia menduga, dua wacana itu adalah "pesanan" Jokowi sendiri.
"Sama seperti soal tiga periode kemarin. Akhirnya belakangan kita tahu juga itu sebenarnya Jokowi," papar jurnalis senior Hieraubeno Arif saat bincang-bincang dengan Rock Gerung dalam kanal YouTube @Rocky Gerung Official seperti dikutip denpasar.suara.com, Jumat 30 September 2022.
"Ya, jadinya pak Jokowi menunggu berita baik dari semua yang direncanakan," jawab Rocky Gerung. "Tapi, tetap menganggap pak Jokowi kasih sinya. Gua masih mau tuh," imbuh dia.
Surat permohonan judicial review Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum yang diajukan oleh Sekber Jokowi-Prabowo 2024-2029. Itu merujuk Pasal 169 huruf n UU Pemilu yang mengatur syarat menjadi calon presiden dan wakil presiden multitafsir. Terkait frase 2 (dua) kali masa jabatan dalam jabatan yang sama.
Rocky Gerung menilai, jika MK menyetujui gugatan tersebut tentu menjadi langkah kemunduran dalam dunia politik di Indonesia. Di sisi lain, MK menolak judicial review terkait presidential threshold.
"Itu juga ngaco orang menjilat dirinya sendiri. Itu menurunkan derajat dia sebagai seorang nobality sebagai yang mulia, dua kali presiden. Lalu satu kali jadi wakil presiden dan jadi wakil presiden berikutnya. Dapat penghargaan dari pak Jaya Suprana (MURI). Dua kali jadi presiden, dua kali wakil presiden," papar dia. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati