Suara Denpasar - Tragedi Kanjuruhan Malang membuat seluruh Indonesia berduka, tak terkecuali jurnalis Najwa Shihab. Najwa yang memandu acara Mata Najwa memang berulang kali menyorot kekerasan dalam sepakbola Indonesia.
"Mata Najwa turut berbelasungkawa atas duka yang terjadi di Kanjuruhan, 1 Oktober 2022. Bukan kejayaan jika dirayakan di atas tangisan, tak ada kebanggaan yang boleh tegak di atas nisan," tulis Mata Najwa di instagram resminya, Minggu.
Cuplikan di atas merupakan Catatan Najwa Shihab dalam episode Duka Bola Kita yang tayang pada September 2018. Berikut adalah bunyi lengkap catatannya.
Sejarah panjang sepakbola Indonesia kelewat berharga, bagian dari sejarah pergerakan kemerdekaan kita.
Pernah pada suatu masa sepakbola mempersatukan. Mata rantai kekerasan harus diputuskan. Sebab sepakbola sejatinya adalah keindahan untuk menikmatinya justru butuh kehidupan.
Berhenti saling tuding demi kepentingan sempit, ujung-ujungnya sepakbola pula yang akhirnya terjepit.
Siapapun yang mencintai sepakbola harus aktif ikut memutus siklus yang menumbalkan nyawa.
Sudah terlalu banyak ibu-ibu yang menanggung duka. Mau berapa nyawa lagi yang terbuang percuma.
Bukan kejayaan jika dirayakan di atas tangisan. Tak ada kebanggan yang boleh tegak di atas nisan.
Diberitakan sebelumnya, data terakhir korban jiwa akibat tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur pascapertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya bertambah menjadi 129 orang.
Baca Juga: Mencekamnya Luar Stadion Kanjuruhan, Suporter Arema FC: Bergelimpangan hingga Besi Melayang
Kericuhan terjadi usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya dengan skor akhir 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu malam. Kekalahan itu menyebabkan sejumlah suporter turun dan masuk ke dalam area lapangan.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
DJI Luncurkan Drone Murah untuk Pemula di Indonesia, Lito X1 dan Lito 1 Bisa Rekam Video 8K
-
Orang Tua Akan Kirim Petisi, Desak Sanksi Dosen UGM yang Diduga Terlibat Daycare Little Aresha
-
Karina aespa Bawa Gaun Prada di Met Gala 2026, Intip Fakta Menariknya!
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Lawan Berat NMAX Tiba: Skutik Murah Ini Punya Ground Clearance Anti Nyangkut Pas Libas Jalan Rusak
-
Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya
-
Kapan Pengumuman Seleksi Manajer Kopdes Merah Putih? Ini Jadwal dan Tahapan Jika Lolos
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Anak SD Korban Kekerasan Seksual Oknum TNI Alami Trauma Berat: Menangis Histeris
-
Syifa Hadju Izin ke Ibu Pakai Baju Terbuka di Bali: Kan Dosanya Ditanggung Suami