Suara Denpasar - Baim Wong belum lama ini membuat konten KDRT kepada istrinya Paula Verhoeven seolah-olah meniru kasus Rizky Billar ke Lesti Kejora. Konten itu membuat Nikita Mirzani marah-marah
Dalam konten yang sudah dihapus itu, Paula Verhoeven mendatangi kantor polisi untuk melaporkan dugaan perbuatan KDRT yang ia terima. Namun laporan ke Polsek Kebayoran Baru itu ternyata hanya prank alias bohong-bohongan.
Setelah Deddy Corbuzier mengkritik konten itu, Nikita juga melakukan kritik yang sama. Nikita mempertanyakan kepada Baim apakah konten yang mengumbar kemiskinan rakyat yang biasa ia buat sudah tidak laku, lantas membuat konten prank polisi.
"Udh gue bilang yang terlihat di sosial media itu hanya bohong belakang, teruntuk baim sama bininya, udah bener loe bikin konten ngumbar kemiskinan rakyat kenapa tiba-tiba polisi di-prank, gini," tulis Nikita di instagram pribadinya.
"Duit loe kurang apa gimana seh? apa penonton loe menurun," kata dia.
Dia juga menyindir Baim dan Paula, menilai bahwa tidak mungkin Baim bisa membanting Paula. Ia nampaknya meminjam istilah kasus yang sedang dialami Lesti Kejora.
Menurutnya, KDRT bukan kasus yang dipermainkan.
"Gimana ini fans2 nya. Ntr fans2 nya yg msh butuh subsidi dari pemerintah blng gini : ga pansos ga makan buhahahahah," kata dia.(*)
Baca Juga: Tradisi Memberi, Kang Dedi Jual Cincin Kado Sunatan untuk Beli Kambing
Berita Terkait
-
Disorot Usai Bikin Prank KDRT Bareng Suami, Intip 5 Koleksi Tas Mewah Paula Verhoeven
-
Kecam Baim Wong, Deddy Corbuzier Malah Bikin Konten Komedi KDRT Lesti Kejora, Netizen: Ternyata Sama Aja
-
Konten Baim Wong yang Nge-prank Polisi Soal KDRT, Tanggapan Deddy Corbuzier: Tidak Lucu!
-
Diduga Jadi Korban KDRT, Ini Ungkapan Ridho DA untuk Lesti Kejora
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026