Suara Denpasar -Tamu yang dihadirkan Nikita Mirzani kali ini terbilang istimewa. Nama panggilannya Puput, merupakan kupu-kupu malam atau wanita penghibur yang menjadi simpanan elite partai dan juga langganan om-om pejabat.
Dalam video berjudul "Nikita Mirzani-kisah nyata pak setiap kali hoho hehe tidak pakai sarung", diunggah kanal YouTube@Angga Project Official terungkap juga tarif dan kenakalan yang pernah dilakukan Puput.
"Kalau narasumber yang sebelum-sebelumnya minta mandi kucing dulu, ada yang minta di jilat-jilat dulu. Kalau kamu?," tanya Nikita Mirzani kepada Puput.
"Pernah ada tamu yang pingin cepat-cepat gitu. Cuma bentar, udah dia pulang," jawab Puput seperti dikutip denpasar.suara.com, Kamis 6 Oktober 2022.
Nikita juga penasaran adakah dalam berhubungan intim dengan pelanggan menggunakan kondom, yang dijawab Puput jika sudah kenal, dia jarang menggunakan pengaman.
"Kecuali aku baru kenal sama orang itu baru pakai pengaman," sebut dia. "Suka ngeluarin di dalam nggak tamunya?," tanya Nikita Mirzani lagi.
Puput tanpa malu-malu menyebut banyak dari palanggannya yang karena keenakan malas nyabut dan akhirnya keluar di dalam.
Beruntung sampai saat ini dirinya tidak pernah hamil, padahal tidak menggunakan kontrasepsi. Menariknya, jika tamu yang didapat ganteng dan masih muda.
Puput akui, dirinya tidak terlalu memikirkan bayaran karena sudah nafsu duluan melihat kegantengan pelanggannya. "Kalau anak muda biasanya bayarannya nggak gede, paling tinggi Rp 3 juta," ujarnya.
Baca Juga: Anies Jadi Capres Tak Hanya untuk Nasdem, tapi Kemenangan Pluralisme
"Kamu pernah bertiga ngga?" tanya Nikita penuh selidik. Untuk threesome atau hubungan bertiga di mana satu pelanggan cowok meminta dus cewek, dirinya pernah melakukan itu. Tarifnya mencapai Rp 25 juta sekali main. "Aku mau aja asal sesuai bayaran," terangnya.
Lebih dari itu dirinya tidak pernah. Cuma sempat dia menjadi striptis joget joget di depan sembilan cowok yang sedang mabuk. Jumlah saweran yang didapat cukup lumayan dari Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta.
Atas kerja kerasnya dari 2016-2017 sebagai kupu-kupu malam. Kini Puput sudah bisa membantu keluarga dan adik-adiknya di kampung halaman.
Selain itu dia juga sudah bisa membeli mobil dan rumah dari hasil menjual tubuhnya tersebut. Demikian, Puput yang kini menjadi simpanan salah satu elite partai politik dan tinggal di Jakarta mengaku akan maju dalam pemilihan legislatif 2024 nanti di provinsi tanah kelahirannya. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?
-
Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki
-
Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu
-
Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta
-
Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta
-
5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!