Suara Denpasar – Sebelum digugat cerai Anne Ratna Mustika, Kang Dedi Mulyadi ternyata kandidat terkuat Gubernur Jawa Barat (Jabar) 2024 mendatang setelah Ridwan Kamil. Bahkan, bila Ridwan Kamil tidak maju sebagai calon gubernur Jabar lagi, maka Dedi Mulyadi bisa memenangi Pilgub Jabar dengan mudah.
Hal itu terungkap berdasarkan survey yang dilakukan Citra Komunikasi Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA. Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah menjelaskan, Dedi Mulyadi menjadi “bintang baru” pesaing kuat Ridwal Kamil dalam Pilgub Jabar 2024 mendatang. Bahkan, Dedi Mulyadi akan mudah menjadi Gubernur Jabar bila Ridwan Kamil tidak mencalonkan jadi gubernur lagi, misalnya ikut berkontestasi dalam Pilpres 2024.
Hal itu diungkapkan Toto Izul Fatah berdasarkan survei tentang preferensi pemilih warga Jawa Barat terhadap calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat pada 2024. Survei ini dilakukan dilakukan pada 2 sampai 7 Februari 2022 melalui wawancara tatap muka dengan metodologi multistage random sampling.
“Jumlah responden 600 orang dengan margin of error 4,1 persen,” kata Toto dilansir dari Antara, Kamis (24/2/2022) lalu.
Meski sempat kalah dari Ridwan Kamil dalam dalam Pilggub 2018, ternyata nama Kang Dedi Mulyadi justru kian meroket setelah itu. Diketahui, saat Pilgub 2018 Dedi Mulyadi menjadi walon wakil gubernur mendampingi Dedy Mizwar. Namun, perolehan suaranya kalah dari Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum.
Toto Izul Fatah menjelaskan, dalam sebuah simulasi calon gubernur dengan masih adanya Ridwan Kamil sebagai cagub, maka Dedi Mulyadi masih di bawahnya. Akan tetapi, bila Ridwan Kamil tidak maju lagi, maka Dedi Mulyadi adalah yang nomor 1.
Dia menjelaskan, dalam simulasi 20 calon gubernur, elektabilitas Ridwan Kamil menjadi yang tertinggi dengan 45,2 persen, disusul Dedi Mulyadi 24,7 persen, dan Dede Yusuf 8,5 persen. Sedangkan nama lainnya, UU Ruzhanul Ulum (Wagub Jabar saat ini), Cellica Nurrachadiana (bupaati Karawang), Desy Ratnasari (anggota DPR), Ahmad Syaikhu (Presiden PKS), Bima Arya Sugiarto (wali kota Bogor), Nurul Arifin (anggota DPR), Rieke Dyah Pitaloka (anggota DPR), Ace Hasan Sadzily (ketua Golkar Jabar) dan lain-lain, jauh di bawah nama ketiganya, yakni hanya di bawah 5 persen.
Apabila simulasi calon diperkecil menjadi menjadi enam calon, Ridwan Kamil meraih 47,3 persen, Dedi Mulyadi jadi 25,5 persen, dan Dede Yusuf menjadi 12,7. Sedangkan Uu Ruzhanul Ulum, Ahmad Syaikhu, M. Farhan (anggota DPR/ Direktur Persib) masih di bawah 5 persen.
Toto melanjutkan, apabila simulasi 10 kandidat gubernur tanpa keikutsertaan Ridwan Kamil, maka Dedi Mulyadi langsung melesat menjadi 38,0 persen, sedangkan di bawahnya ada Dede Yusuf menjadi 22,7 persen, Uu Ruzhanul Ulum 6,7 persen, Desy Ratnasari 5,8 persen, Ahmad Syaikhu 3,5 persen, dan Attalia Kamil (istri Ridwan Kamil) 1,8 persen.
Baca Juga: Warganet Tanyakan Kesalahan Dedi Mulyadi Digugat Cerai, hingga Nikita Mirzani Labrak Netizen
“Dari simulasi tanpa Ridwan Kamil terlihat jelas bahwa Kang DM yang paling banyak menerima berkah limpahan suara,” katanya.
Diakui, Dede Yusuf juga ikut dapat limpahan suara bila Ridwan Kamil tidak maju sebagai calon guberur Jawa Barat lagi. Itu seandainya Ridwan Kamil maju dalam Pilpres 2024 sebagai capres atau sebagai cawapres, atau tidaknya tidak maju lagi sebagaii calon gubernur Jawa Barat dengan alasan apa pun.
“Jika RK akhirnya lebih memilih sebagai capres atau cawapres, tidak sebagai cagub, maka hanya Dedi Mulyadi yang punya potensi melenggang menang,” kata Toto.
Walau begitu, Toto menjelaskan, masih ada peluang bagi kandidat lain dalam persaingan menuju Jawa Barat 1. Apalagi, Pilgub Jabar masih ada waktu sekitar dua tahun lagi, ada waktu untuk mengenalkan diri dan membuktikan dengan kerja-kerja konkret. Ditambah data survei tentang masih banyaknya pemilih yang berkategori soft supporter atau pemilih cair, sehingga mungkin bisa berubah. Kata dia, jumlahnya sekitar 42,7 persen.
Sedangkan pemilih strong supporter atau pemilih militan, hanya dimiliki Ridwan Kamil dengan 33,5 persen, dan Kang Dedi Mulyadi dengan 13,7 persen. Sedangkan yang lainnya masih di bawah 5 persen.
“Biasanya, kategori pemilih seperti itu (strong supporter) tak akan berubah sampai hari H pemilihan. Kecuali ada badai politik dahsyat yang menimpa mereka," paparnya.
Tag
Berita Terkait
-
Kang Dedi Mulyadi Tebak Suasana Hati Perempuan Muda Ini, Sampai Pengacara yang Bela Rizky Billar Dituding Bohong
-
Kang Dedi Mulyadi Datangi Cewek Warung Kopi Plus-Plus, Ditinggal Suami Selingkuh
-
Pantas, Kang Dedi Jarang Diam di Rumah, Ternyata Pernah Berjanji di Kuburan
-
Kang Dedi Jatuh Sakit gegara Tiga Hari Tidak Makan, Alasannya Bikin Geleng Kepala dan Haru
-
Sejak Kapan Hubungan Kang Dedi Mulyadi dan Ambu Anne Renggang? Terungkap Fakta Ini
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk