Suara Denpasar - Jeng Nimas, peramal tarot atau tarot reading mencoba menerawang fans Lesti Kejora pasca pencabutan laporan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan suaminya sendiri, Rizky Billar.
Hasil penerawanganya cukup mengejutkan, yakni sebagian besar fans militan biduan dangdut tersebut akan kabur.
"Chemistry antara Rizky Billar dan Lesti Kejora tidak ada. Semuanya ini masih prediksi dan bisa diminalisir," katanya diawal video YouTube pribadinya seperti dilihat denpasar.suara.com.
Dia menganalogikan, bahwa ramalan itu layaknya orang menaiki gunung dan tidak tahu Medan. Nantinya ada rambu-rambu yang memberi petunjuk agar seseorang bisa mencapai gunung dengan selamat.
Rambu-rambu ini tiada lain adalah prediksi tarot yang dia lakukan. "Kalian harus bisa memperhatikan rambu-rambu. Apa yang bisa saya rubah sehingga keluarga saya bisa harmonis," terangnya.
Untuk menerawang kondisi fans Lesti Kejora, Jeng Nimas mengambil tiga kartu. "Ada dreaming time ada kreasi dan usaha. Ada kebaikan.
Begini teman-teman. Nantinya Lesti bersemangat dan berusaha untuk karirnya. Dia juga mengetahui apa yang sudah dilakukan dan berusaha untuk membangun karirnya agar kondisi ke depan sinergi kembali bisa mendapat dukungan semula," paparnya.
"Ada upaya dan usaha untuk menarik kembali fansnya, agar bisa sinergi kembali dengan fansnya. Dia berusaha untuk itu ke depannya," imbunya.
Apa akan berhasil? "Kita ungkap di sini. Ada simbol penderitsan ada kondisi kurang bagus. Ada simbol perbedaan ada simbol orang dari masa lalu, ada simbol pergerakan yang begitu cepat.
Baca Juga: Lesti Kejora Ikut Dipecat Dari Stasiun TV? Ini Faktanya
Namanya usaha ada yang tercapai ada ang tidak. Ada (fans) yang benar-benar hengkang. Mencabut diri dari penggemarnya karena kecewa," ungkapnya.
Yang kecewa ternyata lebih banyak penggemar militan yang begitu sayang dengan Lesti Kejora dan pencabutan kasus KDRT itu membuat mereka kecewa serta tidak lagi menjadi fans penyanyi cantik tersebut. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Samsung Rilis Bixby Terbaru di One UI 8.5: Lebih Natural, Cari Info Real-Time Tanpa Buka Browser
-
Lippo Malls Agresif Ekspansi Bisnis pada 2026, Kembangkan Pusat Perbelanjaan di Lampung
-
Persib Tutup Tribun Selatan GBLA Akibat Kericuhan ACL 2, Manajemen Ambil Tindakan Sangat Tegas
-
Setahun Pimpin Jakarta, Rano Karno Klaim 97 Persen Program Tuntas, Fokus Banjir dan Macet
-
Belajar dari Vonis Seumur Hidup Yoon Suk Yeol: Hukum Mengalahkan Kekuasaan
-
Enam Anggota Polisi Diperiksa Terkait Kematian Anak Buah Kapolres Pinrang
-
4 Pemain Keturunan yang Bisa Membela Timnas Indonesia Tanpa Perlu Naturalisasi Sesuai Aturan FIFA
-
Bukber dan Unggahan Konten di Media Sosial: Silaturahmi atau Ajang FOMO?
-
3 Opsi Tambahan Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia, John Herdman Tertarik?
-
Peluang Emas Timnas Indonesia Tambah Amunisi, 2 Pemain Keturunan Diundangan Trial di Liga Spanyol