Otomotif / Mobil
Selasa, 26 Mei 2026 | 11:30 WIB
Ferrari Luce. (Carscoops)
Baca 10 detik
  • Ferrari meluncurkan mobil listrik empat pintu bernama Luce hasil kolaborasi desain futuristis bersama studio kreatif LoveFrom.
  • Kendaraan ini ditenagai empat motor listrik berkekuatan 1.035 hp yang mampu berakselerasi hingga 100 km/jam dalam 2,5 detik.
  • Pemesanan dibuka di Eropa akhir tahun ini seharga Rp10,6 miliar sebelum merambah pasar Amerika pada tahun 2027.

Suara.com - Ferrari akhirnya resmi memperkenalkan mobil listrik pertamanya, Ferrari Luce. Bukan sekadar EV biasa, Luce hadir dengan desain yang digarap oleh LoveFrom, studio milik Jony Ive dan Marc Newson—dua nama besar di balik iPhone dan Apple Watch.

Hasilnya, Ferrari menghadirkan mobil empat pintu dengan tenaga buas 1.035 hp, tapi tampilannya justru bikin banyak orang bertanya: ini Ferrari atau bukan?

Menurut Carscoops, Ferrari memberi kebebasan penuh kepada LoveFrom untuk merancang Luce. Hasilnya adalah desain “glass house” ultra-bersih dengan sayap aerodinamis depan-belakang.

Tanpa logo kuda jingkrak, banyak orang mungkin tak langsung mengenali mobil ini sebagai Ferrari. Bagian depan bahkan disebut mirip Dodge Charger Daytona, sementara lampu belakang mengingatkan pada Nissan Skyline atau Chevrolet Impala.

Meski tampil beda, performa Luce tetap khas Ferrari. Mobil ini dibekali empat motor listrik dengan total tenaga 1.035 hp dan torsi hingga 11.500 Nm di roda.

Akselerasi 0–100 km/jam hanya 2,5 detik, sementara kecepatan puncak mencapai 310 km/jam. Baterai 122 kWh dengan arsitektur 800V memungkinkan pengisian cepat 70 kWh dalam 20 menit.

Ferrari Luce. (Carscoops)

Kabinnya memadukan kontrol fisik dengan layar OLED. Setir dibuat dari aluminium daur ulang, sementara kunci mobil menggunakan Gorilla Glass dan teknologi E Ink.

Ada juga fitur aneh khas Ferrari: tuas fisik di plafon untuk mengaktifkan Launch Mode. Tak ketinggalan, sistem audio 21 speaker dengan daya 3.000 watt, kursi pijat, dan kontrol khusus untuk penumpang belakang.

Ferrari tahu suara adalah bagian dari emosinya. Luce tidak menggunakan suara sintetis, melainkan sistem akselerometer di poros belakang yang menangkap getaran asli komponen.

Baca Juga: VinFast Digugat Pemerintah, Ternyata Ini Sebabnya

Sinyal ini kemudian difilter dan diperkuat layaknya gitar listrik, menghasilkan suara otentik yang bisa diatur sesuai selera pengemudi.

Ferrari Luce. (Carscoops)

Ferrari membuka pemesanan di Eropa akhir tahun ini dengan harga sekitar Rp10,6 miliar (USD 600.000). Pasar Amerika baru akan kebagian pada kuartal kedua 2027.

Dengan banderol setinggi itu, Luce jelas menyasar konsumen super-eksklusif yang ingin tampil beda sekaligus merasakan Ferrari versi listrik.

Luce bukan sekadar EV, melainkan Ferrari yang mencoba mendefinisikan ulang citra mobil listrik mewah. Desain dari eks desainer Apple memberi sentuhan futuristis, sementara performa tetap buas.

Pertanyaannya, apakah konsumen akan melihatnya sebagai Ferrari sejati atau justru merasa “skip” karena tampilannya terlalu nyeleneh?

Ferrari Luce. (Carscoops)

Load More