Suara Denpasar-Pemerintah Provinsi Bali saat ini sedang merancang sebuah Pergub tertakait perfilman. Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, I Gede Arya Sugiartha saat membuka Bali Makarya Film Festival 2022 di Kuta, Badung pada Minggu (16/10/2022) lalu.
Dijelaskannya Pergub itu dirancang karena Pemerintah Daerah dalah hal ini Dinas Kebudayaan tak lagi punya wewenang untuk mengurusi perfilman. Semua urusan terkait perfilman di setaip daerah diambil alih oleh Kemendikbud.
“Satu seksi perfilman di Disbud hilang. Tapi kita di Bali gak bisa begitu, melihat perkembangan film di Bali luar biasa, Dan insan film Bali luar biasa, tanah Bali dijadikan obyek perfilman juga kita gak bisa tinggal diam," terangnya dalam kesempatan itu.
Melihat potensi perfilman di Bali yang cukup potensial, Gubernur Bali melalui Dinas kebudayaan Provinsi Bali kemudian merancang Pergub tersebut.
“Pak Gubernur telah memerintahkan saya, kita segera menerbitkan perda atau pergub nanti untuk mengatur tentang perfilman Bali," tambahnya. Menurutnya, jumlah sineas di Bali cukup banyak.
Namun faktanya, pemerintah provinsi Bali belummemiliki wadah untuk menampung kreatfitas para sineas itu. Nantinya Pergub itu akan mengatur banyak hal.
“ Mulai bagaimana perijinananya, insentifnya, syarat-syarat apa yang dilakukan ketika orang bikin film di Bali," ujarnya.
Dikatakannya, Bali saat ini menjadi “ladang” bagi rumah poduksi film nasional dan Internasional. Namun tak banyak orang Bali atau sineas asal Bali yang terlibat di dalamnya. Sehingga sineas Bali malah menjadi penonton di tanahnya sendiri.
Sementara itu, Ahmad Mahendra selaku Direktur Perfilman dan Media menerangkan, bahwa Bali dipilih menjadi lokasi Bali Mekarnya Festival karena Bali merupakan wajah Indonesia di mata internasional.
Baca Juga: Sang Istri Meninggal Dunia, Postingan Rio Alief Drummer NOAH Ini Bikin Haru
"Tentu Bali karena awal di Bali itu kita berharap kan akan sangat mudah orang internasional datang di sini. Film kita kan juga lagi bagus-bagusnya," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar