Suara Denpasar-Gaji polisi diusulkan harus naik drastis. Hal itu guna meminimalisir adanya oknum yang bermental uang dalam penanganan kasus.
Hal itu disampaikan oleh Pengacara untuk keluarga Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat yakni Kamaruddin Simanjuntak.
Dikutip dari Suara.com, tak sedikit anggota polisi yang yang dinilainya bermental uang. Terutama dalam penanganan sejumlah kasus.
"Mental Polisi itu sangat buruk, kalau tidak dikasih uang, tidak mau kerja. Jadi mentalnya, mental uang ,” kata Kamaruddin seperti yang dikutip dari YouTube Oligarki Channel, pada Kamis (20/10/2022).
Kamaruddin melihat banyaknya anggota polisi yang mengabdi pada mafia. Hal itu karena mafia bisa memberikan uang dengan mudah.
"Jadi mereka itu jadi budak-budak mafia baik itu mafia tanah, mafia hukum termasuk mafia narkoba, judi online," ucapnya.
Menurutnya, situasi itu terjadi salah satunya karena angka penghasukan atau gaji polisi cukup kecil, bahkan di bawah UMR.
Bekerja dengan gaji kecil membuat mental oknum polisi bisa mengikuti kemauan para mafia. Bahkan tak jarang ada anggota polisi yang memiliki nilai harta kekayaan dengan jumlah fantastis.
"Uang mereka itu, aset mereka itu rata-rata ratusan miliar hingga triliun, ini kan ajaib," kata Kamaruddin. Sehingga dia mengsulkan agar gaji polisi dinaikan sehingga bisa menjalankan fungsi tugasnya dengan baik.
Baca Juga: Kasihan, Kerja Keras Nunung Hidupi 50 Orang Keluarganya, Netizen Tanya: 50 Orang Itu Nganggur Semua?
"Solusinya adalah kita harus rekrut kepolisian dan berikan mereka gaji paling kecil Rp30 juta supaya dia fokus kerja,” usulnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan
-
3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna
-
Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain
-
Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'
-
Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi
-
Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke