Suara Denpasar-Suami dari Aurel Hermansyah, yakni Atta Halilintar kini dihadapkan dengan masalah hukum. Dia dilaporkan bersama 133 orang lainnya dilaporkan ke Mabes Polri oleh 230 orang korban robot trading Net89.
Lantas bagaimana Atta Halilintar bisa ikut diseret dalam kasus ini?. Para korban robot trading Net89 beralasan karena Atta Halilintar menerima aliran dana investasi bodong.
Aliran dana itu datang dari Reza Paten yang merupakan pemilik robot trading Net89. Dimana sebelumnya, Atta Halilintar pernah menerima uang dari Reza Paten. Uang itu merupakan uang lelang bandana milik Atta Halilintar sendiri.
Dimana saat itu Reza Paten membeli bandana milik Atta Halilintar dengan harga Rp 2,2 miliar. "Atta Halilintar diduga melelang bandananya Rp 2,2 miliar dari foundernya Net89, Reza Paten," kata Zainul Arifin, pengacara korban ditemui di Mabes Polri, Rabu (26/10/2022), seperti dilansir dari Suara.Com.
Selain Atta Halilintar, ada ratusan orang lainnya yang ikut dilaporkan. Mereka terdiri dari tujuh orang founder, 5 CEO, 37 orang terkait leadernya serta puluhan lain yang terkait dengan kasus ini.
Dimana saat itu para korban sendiri tak mengetahu keberadaan dari Reza Paten selaku pemilik robot trading Net89.
"Kerugiannya berbeda-beda, ada yang Rp 1 juta hingga Rp 1,8 miliar. Totalnya Rp 28 miliar," tambah Zainul.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan