Suara Denpasar - Sidang gugatan cerai antara Anne Ratna Mustika dan Dedi Mulyadi akhirnya sampai di tahap mediasi pertama.
Dalam momen itu, Dedi Mulyadi akhirnya datang setelah sebelumnya diketahui dua kali mangkir lantaran alasan sedang melaksanakan tugas sebagai anggota DPR RI.
Ada hal mengejutkan ketika Ded Mulyadi mendatangi Pengadilan Agama Purwakarta pada Kamis (27/10/2022).
Dedi Mulyadi datang menggunakan angkot dan memilih darah bersama pengacaranya.
Ketika memasuki ruang mediasi, tampak Anne Ratna Mustika atau Ambu Anne telah tiba lebih dahulu.
Ambu Anne terlihat sedang duduk di samping meja besar sembari menunduk dan memainkan gawainya.
Melihat kedatangan Dedi Mulyadi, Ambu Ane sempat menengok sedikit. Namun sejurus kemudian ia kembali fokus pada ponselnya.
Dedi Mulyadi yang kemudian duduk di seberang Ambu Anne tampak sangat kikuk.
Tak berselang lama, ia lantas berdiri kembali dan mengulurkan tangan untuk mengajak Ambu Anne bersalaman.
Baca Juga: Komedian Nunung Minta Netizen Jangan Bully Anak-anaknya karena Dianggap Sebagai Beban Keluarga
Sayang, uluran tangan itu perlu waktu agak lama untuk disambut.
Ambu Anne tampak tak melihat bahwa Dedi Mulyadi tengah mengajaknya bersalaman.
Sesaat kemudian ia lalu mengulurkan tangannya untuk bersalaman dengan Kang Dedi.
Momen salaman ini kemudian menjadi bahan omongan warganet.
Banyak yang menyesalkan momen itu dan bagaimana sikap Ambu Anne kepada Dedi Mulyadi.
"Apa mungkin karena terlalu sakit hati sebagai perempuan. Ah syudah lah. Sangat disayangkan gusti. Sabar, ikhlas kang," komentar seorang warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air