/
Rabu, 02 November 2022 | 10:12 WIB
Kolase Suara Denpasar

Suara Denpasar - Anggota DPR RI Dedi Mulyadi kini sedang menghadapi gugatan cerai yang dilayangkan sang istri yang kini menjabat Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika.

Dalam sebuah sidang di Pengadilan Agama (PA) Purwakarta, Jawa Barat. Sempat terekam moment di mana Neng Anne, panggilan akrab Anne Ratna Mustika sedang sibuk memainkan handphone ketika Kang Dedi menjulurkan tangan untuk salaman.

Sontak kesan canggung yang terekam membuat beberapa fans garis keras Kang Dedi sewot. "Gak perlu pak ulurkan tangan pada perempuan gak punya akhlak pak Dedi kan masih suaminya.memangnya dia siapa? bupati.?

SDH gak punya akhlak.sombong.angkuh dia pikir kalau Sudah cerai pak gak bisa apa apa? Salah ABG belasan tahun pak Dedi bisa dapatkan, lupakan aja perempuan yang hampir menopose entar lagi SDH setengah abad.semua sudah KENDOR pak.kejar paknABG yang menunggu pak Dedi oke ceria pak," saran @Agnes Yohana dalam kanal YouTube @Juragan77 seperti dikutip denpasar.suara.com.

Lain lagi dengan @Akmal Latief. "KDM orang beradab.orang yang berbudi luhur.makanya KDM mengulurkan tangan duluan.inilah bentuk orang beradab dan berbudi luhur."

 "Anggap saja jodohnya sampai di situ, semoga sehat selalu buat bpk dedi mulyadi.....orang baik dpt nya yg lebih baik walaupun di dunia tdk dpt jodoh nnt di akhiratbdpt bidadari surga..." sambung @Sri Wandani.

Memang banyak warganet yang merespons sikap Neng Anne yang terlihat canggung ketika bersalaman dengan Kang Dedi.

Selain terkesan asal, juga tidak ada istilah cium tangan padahal mereka masih sepasang suami istri.

Di bagian lain Kang Dedi menyatakan bahwa niatnya menjabat tangan Neng Anne adalah sebagai bentuk penghormatan.

Baca Juga: Kaget, Ini Mantan Pacar Lucinta Luna dan Nathalie Holscher, Orang yang Sama, Ciri-cirinya Terkuak

"Kita berdiri lebih baik, daripada sering selalu dihormati. Kita mengulurkan tangan lebih baik, daripada selalu diberi uluran tangan. Jadi tak akan rugi kita melakukan sesuatu yang terhormat.

Sekali lagi tak ada ruginya jika kita tetap menghormati, tak ada ruginya kita mengulurkan tangan pada siapapun meski yang diulurkan berat hati menerimanya," demikian kata mantan bupati Purwakarta dua periode tersebut di kanal Youtubenya.

Load More