Suara Denpasar - Putra paling bontot Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjelma menjadi salah satu konglemerat di Indonesia saat usianya masih 27 tahun.
Jokowi mengatakan, sukses yang diraih Kaesang Pangarep adalah bagian dari usahanya sendiri.
Jokowi mengatakan tidak pernah memberikan bantuan modal kepada Kaesang hingga sukses seperti saat ini.
"Kalau yang kedua ini yang kedua ini. Benar-benar saya nggak memberi apa-apa. Sertifikat juga Anda duit apalagi, tapi dia partneran dengan temannya dan jalan ya dari situlah dia dapat membuka membuka membuka," papar Jokowi dalam sebuah acara bersama Putri Indonesia dikutip dari kanal YouTube @Kurnia FM.
Kaesang belakangan menjadi bahan pembicaraan banyak kalangan. Sebab, nilai total hartanya melebihi sang ayah yang sebagai Presiden RI hanyaRp 92 milia memiliki Rp 63 miliar. Sedangkan Kaesang sempat diketahui bertransaksi saham mencapai r.
Beberapa lini bisnis Kaesang yang membuatnya kaya raya adalah usaha Sang Pisang yang menyediakan beragam varian rasa pisang, seperti tiramisu almond, avocado milo, vanilla koko krunch, dan choco cheese, menjadi salah satu sumber kekayaan Kaesang. Selain itu ada usaha kedai kopi yang bernama Ternakopi.
Kaesang bersama Chef Arnold dan Gibran Rakabuming membuka lini bisnis kuliner dengan menu utama rice bowl dengan brand Mangkok Ku.
Untuk lini busana dengan tema kecebong lahirlah Sang Javas. Dia juga menjabat komisaris di Rans Entertaintment.
Lantas bagaimana dengan Gibran Rakabuming. Jokowi mengaku hanya memodali sertifikat untuk jaminan di Bank.
Baca Juga: Kang Dedi Mulyadi Temui Sosok Pria yang 88 Kali Kawin Cerai, 'Kita Satu Saja Mau Hilang'
"Tidak modalin apa-apa saya berikan sertifikat. Dia pergi ke bank dan saat itu saya acungi jempol karena dia langsung bisa mendapatkan pinjaman Rp 800 juta," puji Jokowi. Dilansir dari laman e-LHKPN KPK, Gibran melaporkan harta senilai Rp 21.152.810.130.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan
-
1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak
-
Kritik Masjid Megah, Dedi Mulyadi: Jangan Sampai Jadi Tempat Selfie Bukan Tempat Tafakur
-
Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?
-
Anak Korban Pembunuhan di Gelam Serang Murka: Ibu Saya Tak Minta Uang, Justru Dia yang Matre
-
BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG
-
Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?
-
Pelatih Senegal Pape Thiaw: Salat Dulu Baru Piala Dunia
-
HP Murah Anyar, Tecno Spark 50 Pro Usung Sensor Sony dan Baterai Jumbo
-
Start Apik di Piala Dunia 2026, Salem Al-Dawsari Syukuri Hasil Imbang Lawan Uruguay