Suara Denpasar - Bak jatuh tertimpa tangga, Nikita Mirzani sempat jatuh sakit saat menjalani penahanan di Rutan Serang karena syaraf kejepit. Ferdinand Hutahaean sebagai kuasa hukum Nikita melakukan berbagai cara agar klien mendapatkan haknya.
Dikabarkan tak biasa makan makanan yang telah disediakan oleh petugas di penjara, Ferdinand Hutahaean meminta seseorang mengantarkan kebutuhan perut dan obat-obatan untuk Nikita Mirzani demi kesehatan.
Kini kabar Nikita Mirzani telah baik-baik saja di Rutan setalah sempat jatuh sakit. Informasi ini di dapatkan Ferdinand dari manajer Niki, Dea Hanifah.
"Tadi saya mendapat info dari managernya mbak Niki, mbak Dea bahwa posisi mbak Niki saat ini di Rutan Serang dalam kondisi sehat saja, baik," kata Ferdinand Hutahaean dikutip dari kanal YouTube CumiCumi (6/11/2022).
Kuasa hukum dari artis kontroversi itu pun mengakui adanya kesulitan untuk mengirim kebutuhan Nikita meski demi kesehatan.
"Hanya memang ada beberapa kendala terkait dengan pengirimannya makanan, obat ke dalam," ujarnya.
Hal ini lantaran janda tiga anak itu tidak biasa makan makanan yang disediakan di dalam penjara. Hingga harus dikirim makanan, minuman serta obat dari manajernya.
"Karena Niki bukan tidak mungkin sebetulnya, tetapi mungkin tidak biasa dengan makanan yang disediakan oleh pihak rutan," terang Ferdinan.
"Jadi kita minta manajernya untuk mengirimkan makanan, minuman termaksud obat," sambungnya.
Baca Juga: Sosok Istri AKBP Dony Alexander, Nur Fitriawati yang Anak Mantan Kapolda Kalbar dan Sumut
Demi kesehatan Nikita Mirzani, Ferdinand akhirnya berusaha untuk meminta solusi pada kementrian perilahal kesehatan tahanan.
"Akhirnya saya tadi koordinasi dengan teman-teman lah dari pihak kementrian bagaimana supaya keselamatan Niki ini jangan sampai terganggu, kesehatannya jangan sampai terganggu," paparnya.
Ia juga meminta keleluasaan hak untuk Nikita Mirzani agar mendapat kiriman obat-obatan yang selama ini ia konsumsi demi kesehatan.
"Mohon disampaikan ke pihak rutan supaya Niki ini diberikan keleluasaan, bukan kelelauasaan yang berlebih. Tetapi hak dia untuk mendapatkan obat yang mamang dia konsumsi selama ini," sambungnya.(*)
Berita Terkait
-
Jatuh Sakit, Nikita Mirzani Tidak Biasa Makan Makanan yang Disediakan Penjara, Pengacara Akhirnya Minta Keleluasaan Ini
-
Hampir Dua Pekan Masuk Sel Tahanan, Nikita Mirzani Dilarikan ke Rumah Sakit, Ada Bagian Tubuh Yang Terjepit
-
Nikita Mirzani Diperas untuk Traktir Pizza dan Nasi Padang untuk Narapidana?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih