Suara Denpasar- Kang Dedi Mulyadi menceritakan saat menikahi istri pertamanya Sri Mulyawati ada pengalaman tersendiri saat mengucapkan akad nikah samai tujuh kali.
Akad nikah adalah prosesi penting dalam sebuah ritual pernikahan atau biasa disebut Ijab Qabul.
Jika pengucapannya benar maka pernikahan sudah dianggap sah, dan keduanya secara resmi sudah diakui suami istri.
Dalam proses ini si mempelai laki-laki mengucapkan ikrar atau janji pernikahan dengan mengucapkan kalimat 'saya terima nikahnya dengan menyebut mas kawin yang diberikan'.
Biasanya dalam momen-momen seperti ini mempelai pria banyak yang gerogi sehingga banyak yang salah mengucapkannya.
Hal ini juga terjadi pada diri seorang Dedi Mulyadi saat prosesi pernikahan dengan istri pertamanya Sri Mulyawati.
"Saya ngucapin saya terima nikahnya sampai tujuh kali, gagal terus," kata Kang Dedi Mulyadi dalam acara ulang tahun Maula Akbar dikutip dari akun youtube Lembur Pakuan, Selasa (8/11/2022).
Cerita ini disampaikan oleh Kang Dedi saat acara ulang tahun ke 23 putra pertamanya Maula Akbar.
Kang Dedi menceritakan kepada putranya ini soal bagaimana awal perkenalan dengan ibunya sampai ke jenjang pernikahan.
Sementara itu sesaat setelah menikah dia langsung memboyong istrinya ke rumah kontrakan.
"Ingat ayah adalah orang yang dari dulu pantang tidur di rumah mertua. Jam 10 nikah, jam 1 beres, siangnya itu ibunya AA (Maula Akbar) sudah dibawa ke rumah kontrakan, waktu itu di rumah sudah ada ranjang, tv, kompor," jelasnya.
“Prinsip saya pantang tidur di rumah mertua atau di rumah milik orang tua. Harus mandiri kalau sudah berkeluarga,” jelasnya. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional