Suara Danpasar - Punya anak tiga dan menikah dengan perempuan Rusia. Albert Muhammad salah satu dosen di kampus di Solo, Jawa Tengah, pada 2019 lalu ketika pulang ke Indonesia hanya mendapat gaji sebesar Rp 1,8 juta. Demikian, gaji yang terbilang sangat kecil itu dia terima dengan lapang dada.
Bahkan Albert tetap bersyukur karena bisa diterima bekerja di Indonesia. Soal kembalinya ke Indonesia meski mendapat gaji lebih besar di Rusia. Jelas Albert ada beberapa alasan yang membuatnya balik ke tanah air.
Yakni karena permintaan bapak dan ibunya, ingin mengabdi untuk Bangsa, rindu makan tempe, pengen piknik tipis-tipis. "Kangen omongan rakyat +62," jelas dia dalam akun Instagram pribadinya.
Kisah Albert sendiri viral setelah mengaku hanya mendapat gaji sesuai Upah Minimum Regional (UMR) Solo saat pertama kali balik ke Indonesia.
Yakni di kisaran Rp 1,8 juta pada tahun 2019. Meski sempat bermimpi setiba di Indonesia akan mendapat gaji dia digit, Albert dan istrinya yang merupakan warga Rusia tetap enjoy menjalani hidup.
Sesekali dia memposting liburan bersama tiga orang anaknya meski hanya menggunakan sepeda motor Honda Supra buntut.
Dia juga memposting ketika naik kuda bersama anak-anaknya. Apalagi, kata dia, istrinya juga berkomitmen untuk mau di ajak hidup dari nol saat ada di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan