Suara Denpasar - Bupati Purwakarta tampaknya sudah mantap ingin bercerai dengan suaminya, Kang Dedi Mulyadi. Bahkan dia mengatakan tiada ada ruang untuk damai.
Hal tersebut disampaikan usai hadir di sidang keempat gugatan cerai di Pengadilan Agama Purwakarta, Rabu (8/11/2022.
Seperti sidang-sidang sebelumnya beragendakan mediasi. Terlihat Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika tampak hadir dan langsung memasuki ruangan mediasi.
Ambu Anne, sapaan akrabnya, berharap proses sidang perceraiannya berlangsung cepat. Dalam sidang keempat ini dia mengatakan berjalan lancar.
Sementara agenda selanjutnya adalah dia akan dipertemukan dengan tergugat atau Kang Dedi di depan hakim pada 16 November 2022 nanti.
Agenda tersebut untuk mengetahui apakah ada kesepakatan damai atau tidak.
"Tapi tadi saya sampaikan kepada hakim, saya sudah yakin dan tidak ada ruang untuk kesepakatan damai," tegas Ambu Anne dikutip dari Suara Purwasuka.
Dalam sidang keempat ini, Kang Dedi kembali tidak hadir. Dia diwakili oleh kuasa hukumnya, Ojat Sudrajat.
Ambu Anne mengatakan sebelum mantap melayangkan gugatan cerai, dia sudah berkomunikasi dengan suaminya.
Baca Juga: Sindir Pemkab Purwakarta? Kang Dedi Mulyadi Turun Langsung Bersihkan Gorong-gorong
Namun, menurutnya ditunggu sampai berbulan-bulan tidak ada itikad baik.
Keputusan cerai ini, kata dia, merupakan jalan terbaik dan dia berharap sidang perceraiannya cepat ke tahap selanjutnya.
"Saya juga menghormati proses, karena mediasi jadi proses yang wajib dilaksanakan tergugat ataupun penggugat," tutur Anne.
Di sisi lain, Ojat Sudrajat menyebut kliennya berhalangan hadir karena ada rapat kerja dengan pemerintah.
"Pak Dedi tidak hadir harus memimpin rapat kerja dengan pemerintah juga kementerian. Selanjutnya kita menunggu panggilan lagi," kata dia.
Dia mengatakan kliennya akan mengajukan upaya damai, meski Ambu Anne sudah menutup pintu damai.
"Seorang suami harus mempertahankan rumah tangganya, walaupun nanti hasilnya seperti apa yang penting usahanya," kata Ojat Sudrajat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sempat Dirahasiakan, Raffi Ahmad Akhirnya Ungkap Penyakit yang Membuatnya Harus Dioperasi
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Sudah Bertahun-tahun Dibahas, Kapan Pelabuhan Tanjung Carat Benar-Benar Terwujud?
-
5 Rekomendasi Tempat Nongkrong Alam di Dramaga Bogor yang Lagi Hits 2026
-
Stop Feodal! Dosen Gaul Tak Akan Kehilangan Harga Diri
-
Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS
-
Membongkar Perempuan di Titik Nol: Kisah Nyata yang Lebih Ngilu dari Fiksi
-
4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi