Suara Denpasar - Nama Wayan Koster kian populer. Bahkan Gubernur Bali ini pernah masuk bursa Capres 2024 pilihan PDIP. Hal tersebut terucap dari bibir Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto.
Dalam keterangan tertulisnya pada Jumat, 15 Oktober 2021 lalu, Hasto Krisiyanto menyebut ada sepuluh nama kader PDIP yang berpotensi jadi Capres 2024.
Mereka ialah Prananda Prabowo, Puan Maharani, Olly Dodokambey, Ganjar Pranowo, I Wayan Koster, Tri Rismaharini, Djarot Syaiful Hidayat, Abdullah Azwar Anas, Mardani Maming, dan Sultan Riska.
Kini nama Koster terus disebut seiring dengan dipilihnya Bali sebagai tuan rumah puncak dari KTT G20. Lalu bagaimana jejak karir seorang Koster?
Koster lahir 20 Oktober 1962, ia menjabat sebagai Gubernur Bali sejak 5 September 2018. Sebelumnya, Koster pernah menjabat sebagai Anggota DPR RI Fraksi PDIP sejak 1 Oktober 2004 hingga 26 Februari 2018.
Sebelum terjun ke dunia politik, ia berkecimpung di dunia pendidikan. Wayan pernah menjadi peneliti di Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Depdikbud (1988-1994) dan juga dosen di beberapa universitas negeri maupun swasta (1994-2004).
Ia juga pernah menjadi tokoh dari komunitas Hindu dengan pernah menjabat sebagai Wakil Sekretaris jendral Perhimpunan Pemuda Hindu (PERADAH) Indonesia dan Sekretaris jendral DPP Prajaniti Hindu Indonesia. Pada Pemilu 2014, Wayan Koster merupakan pemegang suara terbanyak dengan 260.342 suara.
Dalam karier politiknya, pada tahun 2011, Koster diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi dalam proyek pembangunan di lima universitas, termasuk Universitas Jendral Soedirman Purwokerto.
Pada tahun 2013, Koster kembali diperiksa oleh KPK terkait kasus suap pembangunan lanjutan venue Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau dengan tersangka gubernur nonaktif Riau, Rusli Zainal.
Baca Juga: Sosok Luh T, Istri AKBP EP yang Dikabarkan Check In di Hotel dengan Kasatlantas
Pada tahun 2014, Koster pernah diperiksa KPK terkait dugaan keterlibatannya dengan kasus dugaan korupsi pengadaan Wisma Atlet Hambalang di Bukit Jonggol, Bogor serta pengadaan laboratorium/rumah sakit di beberapa universitas di jajaran Kementerian Pendidikan & Kebudayaan (Kemdikbud) yang menyeret banyak nama politikus.
Pada 2014, Nazaruddin juga pernah menyatakan keterlibatan Koster sebagai salah satu penerima aliran dana proyek ini. Meski begitu, sampai sekarang status Wayan Koster hanya sebagai saksi.
Juga di 2014, Koster diperiksa KPK sebagai saksi bagi tersangka Muchtar Ependy, terkait sangkaan menghalangi dan merintangi persidangan serta memberikan keterangan tidak benar, dalam kasus Akil Mochtar.
Pada bulan November 2017, Koster maju mencalonkan diri sebagai Gubernur Bali pada Pilkada Serentak 2018.
Pada Januari 2018, Koster pindah tugas ke Komisi V yang membidangi pekerjaan umum, transportasi dan pembangunan desa.
Pada Pemilihan umum Gubernur Bali 2018 yang dilaksanakan tanggal 27 Juni 2018, I Wayan Koster berhasil menang menjadi Gubernur Bali dengan persentase suara 57.68 persen.
Selama menjabat jadi Gubernur Bali, Koster sempat membuat heboh karena sejumlah statemennya sehingga menimbulkan Pro dan Kontra, antaranya mewajibkan masyarakat Bali memakai pakaian endek, kopi tanpa gula campur arak dan lainnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Jazz! MLDSPOT Siap Bawa Vibes 'Fresh 'N Cool' ke Java Jazz Festival 2026
-
Viral Pocong Bawa Parang Datangi Rumah Warga di Pelalawan, Polisi Turun Tangan
-
Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri
-
Lansia Tewas Terbakar-Suami Kritis, Polisi Tangkap 9 Orang di Bengkalis
-
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Puluhan Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tampil Elegan di Hari Raya, Koleksi Hijab Ini Angkat Kerinduan pada Keindahan Tanah Suci
-
Giliran Plt Gubri SF Hariyanto Rombak Habis Jajaran Dinas PUPR Riau
-
Takbiran Idul Adha Berapa Hari? Ini Perbedaannya dengan Takbir Idul Fitri
-
5 HP Midrange Kamera Terbaik 2026 yang Wajib Dilirik, Hasil Foto Setara Flagship!
-
30 Menit di Neraka Azteca: Semifinal Paling Gila yang Ubah Sejarah Piala Dunia