Suara Denpasar - Dedi Mulyadi mengaku selama berumah tangga dirinya tak pernah mau menyusahkan sang istri.
Begitu juga dengan Anne Ratna Mustika yang kini menggugat dia bercerai.
Usai makan tiga telor yang menjadi menu rutinha setiap pagi hari.
Kang Dedi, begitu dia biasa disapa mengatakan bahwa dirinya terbiasa hidup mandiri.
Dari awal menikah dengan almarhum istri pertama dirinya juga tidak mau merepotkan orang lain dan keluarga.
Padahal, saat itu dia hanya sebagai penjual beras. Semua biaya pernikahan dikeluarkan dari kantong mantan bupati Purwakarta itu sendiri.
Bahkan, dia memberi sang ayah seekor kambing. "Sudah biasa mandiri," begitu kata Kang Dedi dalam video di kanal YouTube pribadinya yang dikutip denpasar.suara.com.
Sikap mandiri ini juga terus berlanjut setelah menikah dengan Anne Ratna Mustika atau Neng Anne.
Dari soal masak, nyetrika baju, dan lain sebagainya dia lakukan sendiri. Hal ini merupakan komitmen hidupnya.
Tak sebatas urusan rumah tangga. Saat terjangkit demam berdarah atau DBD, Kang Dedi juga di rumah sakit Mitra Keluarga, Bekasi, sendiri tanpa ditemani keluarga dan istrinya.
Baca Juga: Denise Chariesta Ditawari Bayaran Puluhan Juta untuk Buka-bukaan soal RD, Ini Jawabannya
"Saya tidak ada urusan. Ada perawat, gak ada problem empat hari, habis itu dirawat holistik ketika jadi bupati periode pertama, saya sendiri dirawat 4 hari, tidak ada problem," paparnya.
Terakhir saat menjalani perawatan di RSPAD oleh dr. Terawan. Dia juga sendiri di rumah sakit.
"Terakhir di RSPAD saya sendiri, makan nasi goreng sendiri," terangnya.
Dia mengaku jika masih kuat dan mampu dia selalu ingin mandiri dan tidak tergantung orang lain.
"Hidup saya tidak boleh membebani orang lain, kalau terbiasa dilayani nanti tidak ada yang melayani kita bisa mengalami stres," sebut dia. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim