Suara Denpasar - Denyut prahara rumah tangga Dedi Mulyadi dan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika kini semakin kencang.
Setelah beberapa waktu hanya mengungkap alasan gugatan cerai secara tersirat, kini Ambu Anne akhirnya blak-blakan soal alasan ia memilih berpisah dari Dedi Mulyadi.
Bukan hal mudah bagi Ambu Anne untuk bertahan menghadapi Dedi Mulyadi selama ini.
Ternyata ada perilaku Dedi Mulyadi yang akhirnya membuat Ambu Anne mantap melayangkan gugatan cerai meski keluarga mereka terlihat baik-baik saja.
Diungkap Ambu Anne, ada beberapa alasan yang menjadi materi gugatan cerainya kepada Dedi Mulyadi.
Salah satu yang telah disebutkannya adalah karena Dedi Mulyadi dianggap menyalahi haknya sebagai istri dalam kacamata syariat Islam.
"Alasannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, hak-hak sebagai seorang istri, dan tentu saja karena saya muslim, tentu saja mengacu kepada syariat Islam," tutur Ambu Anne, dikutip Suara Purwasuka, Selasa (15/11/2022).
Ambu Anne juga menjawab dengan tegas bahwa dirinya meyakini Dedi Mulyadi telah benar-benar melanggar syariat itu sehingga akhirnya ia mantap melayangkan gugatan cerai.
"Ya, jelas lah, kalau tidak melanggar, saya tidak berani melangkah menggugat cerai," ucapnya tegas.
Baca Juga: Berani Lindungi RD, Denise Chariesta Tuding Uya Kuya Selingkuh: Ngaku Lu..
Di kesempatan berbeda, Ambu Anne pun mengungkap bahwa ada 2 alasan lain yang menjadi materi gugatan cerainya selain soal pelanggaran syariat Islam yang dilakukan Kang Dedi.
Ditanya soal 2 alasan lain itu, Ambu Anne justru memberi jawaban singkat. "Ya, ya itulah, nanti akan saya sampaikan ya," ucapnya sembari tersenyum simpul.
Teranyar, publik akhirnya digegerkan dengan terbongkarnya 2 alasan lain Ambu Anne itu.
Diungkap Ambu Anne, selama ini ia kerap menerima kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) secara psikis.
Berbeda dengan citra dirinya di luar sana, Dedi Mulyadi justru disebut sering berkata kasar kepada Ambu Anne hingga menyebabkan trauma psikologis istrinya itu.
Adapun materi ketiga yang menjadi alasan Ambu Anne menggugat cerai adalah tidak adanya transparansi keuangan Dedi Mulyadi kepada dirinya.
Meski berstatus sebagai istri, Ambu Anne mengaku tak tahu menahu bagaimana pengelolaan keuangan Dedi Mulyadi termasuk soal gaji, pendapatan, bahkan untuk pengeluaran.
Di lain sisi, Dedi Mulyadi justru seolah masih tak menyadari soal materi gugatan yang disampaikan oleh Ambu Anne.
Dedi Mulyadi hanya terus merasa kebingungan lantaran menurutnya rumahtangga mereka tidak ada masalah termasuk soal uang dan kebutuhan rumah tangga.
Pasalnya, menurut Dedi Mulyadi, baik dirinya maupun sang istri telah ditanggung negara untuk segala kebutuhan termasuk penghasilan.
"Makan ada biaya rumah tangganya, baju ada anggarannya, BBM ada anggarannya, sopir dibayari negara, pembantu dibayari negara, yang jaga rumah dinas dibayari oleh negara, pergi keluar kota kalau perjalanan dinas ada uang perjanalan dinasnya," ulasnya dikutip dari YouTube KDM Channel.
Bahkan sampai kebutuhan lainnya juga semua ditanggung oleh negara jika dalam perjalanan dinas.
"Bubuk di hotel dibayari, tiap bulan ada honorarium, beras sudah disiapkan, cabe sudah disiapkan, baju sudah disiapkan, semua sudah disiapkan negara, apa masih takut kurang? Takut tidak makan?" ungkapnya sarkas.
Hingga kini, proses gugatan cerai telah sampai di sidang mediasi keempat. Dalam perjalanannya baik Dedi Mulyadi maupun Ambu Anne tampak saling membeberkan narasi pembelaan masing-masing.
Berita Terkait
-
Kasus KDRT Berakhir Damai, Rizky Billar Bakal Polisikan Haters?
-
Ambu Anne Heran, Dedi Mulyadi Tak Pernah Mau Masuk Kamar Rumah Dinas, Malah Pilih Tidur di Bilik Ini
-
Maju Pilgub Jabar, Kang Dedi Bisa Dihadang Iwan Bule
-
Kang Dedi Mulyadi Warning Pemkab Tertibkan Pekerja Seks di Lokasi Ini, 'Kalau Kurang Saya Modali'
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup