Suara Denpasar- Kang Dedi Mulyadi seolah memberikan sindiran menohok soal kehidupan masyarakat Purwakarta yang saat ini disebutnya banyak yang hidup susah.
Banyak warga yang sekadar untuk kebutuhan hidup dasar seperti beli beras dan menyekolahkan anak sampai kesusahan.
Karena itu dia menyebut jangan ketinggian saat berbicara dan merasa jadi orang yang paling susah, padahal banyak orang di Purwakarta yang hidupnya lebih susah lagi.
Tidak disebutkan siapa yang disinggung Dedi Mulyadi, namun pernyataan ini disampaikan sesaat sebelum sidang gugatan perceraian yang dilayangkan Bupati Purwakarta Anne Ratna kepada dirinya.
Sebelum sidang guatan perceraian di Pengadilan Agama Purwakarta, Kang Dedi Mulyadi menyempatkan diri bertemu tukang ojek online di jalan.
Dia kemudian mengajak ngopi tukang ojek tersebut dan berbincang soal masalah yang dihadapi masyarakat.
"Nih bicara soal rakyat, harus ngerti hidup rakyat, kita ini jangan ketinggian kalau ngomong merasa paling susah di dunia, ini orang lebih susah, rakyat kita rakyat Purwakarta," kata Kang Dedi yang diunggah dalam akun youtube Kang Dedi Mulyadi (KDM) Channel, dikutip pada Kamis (17/11).
Dalam obrolannya bersama salahsatu tukang ojek online (ojol) ini dalam seminggu dia hanya mendapatkan Rp234 ribu, atau sebulan hanya satu jutaan.
Pendapatannya itu harus dipotong dengan biaya listrik, kebutuhan daur untuk istri seperti beras, kebutuhan anak sekolah.
Baca Juga: Terungkap, Kang Dedi Mulyadi Bayar Rp20 Juta Tiap Bulan untuk Urus Aset Keluarga Anne Ratna
"Pantesan ganti oli saja tidak bisa," jelas Kang Dedi Mulyadi yang saat ini menjadi anggota DPR RI tersebut.
Dalam sehari tukang ojol ini harus mengeluarkan uang untuk biaya makan anak istri Rp46 ribu.
Kekurangan biaya untuk kebutuhan sehari-hari ini kata tukang ojol ini hanya dipasrahkan saja karena kadang dia dapat tambahan dari orang-orang yang mendadak mencegatnya untuk ke pasar.
Sementara itu Kang Dedi digugat cerai Anne Ratna salahsatunya masalah nafkah lahir dan batin, di antaranya adalah masalah ekonomi yang menjadi tanggung jawab pihak laki-laki yang tidak diberikan.
Versi Kang Dedi dirinya sudah banyak membayar kebutuhan anak kuliah anak hingga membayar kebutuhan aset keluarga Anne Ratna sampai Rp20 juta sebulan seperti bayar listrik, pajak dan lain-lain. ***
Berita Terkait
-
Ogah Damai, Ini 4 Alasan Anne Ratna Mantap Ingin Ceraikan Kang Dedi Mulyadi, Bukan Orang Ketiga
-
Suami Dirumahkan, Istri Jualan Kopi, Kang Dedi Mulyadi: yang Penting Rumah Tangga Bertahan
-
Dibilang Tak Beri Nafkah, Dedi Mulyadi Mulai Hitung-hitungan, Tantang Ambu Anne: Takut Kurang? Takut Nggak Makan?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Jejak Dejan Antonic di Persita Tangerang, Lawan Semen Padang FC Akhir Pekan Ini
-
Juda Agung Bocorkan Tugas dari Prabowo usai Dilantik Jadi Wamenkeu Baru Pendamping Purbaya
-
Pesulap Merah Akui Poligami, Istri Keduanya Ratu Rizky Nabila
-
Pegawai Program MBG Langsung Diangkat Jadi PPPK, Jangan Sampai Guru Pengabdi Lama Tersisih
-
Persija Jakarta Rekrut Mauro Zijlstra, Bomber Timnas Indonesia yang Siap Taklukkan Cuaca Panas
-
Pelukan Pep Guardiola ke Tonali Usai City Singkirkan Newcastle Munculkan Rumor Tak Sedap
-
Penduduk Miskin di Riau Bertambah, Terbesar dari Perdesaan
-
Eddy Soeparno: Kalau Ditanya Hari Ini, Saya Dukung Pak Zulhas Dampingi Pak Prabowo di 2029
-
Mauro Zijlstra Bicara Soal Adaptasi Usai Gabung Persija Jakarta
-
Latar Belakang Juda Agung: Wamenkeu Baru Pernah Jabat Direktur IMF