Suara Denpasar – Lanjutan Sidang gugatan perceraian yang dilayangkan Ambu Anne Ratna Mustika kepada suaminya Kang Dedi Mulyadi yang diagendakan berlangsung Rabu (23/11/2022) di Pengadilan Agama Purwakarta. Rupanya kembali tidak dihadiri oleh Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi memilih absen, mementingkan urusan yang paling mendesak yakni membantu korban musibah bencana alam yang berlokasi di Kabupaten Cianjur Jawa Barat.
Keputusan mangkir dari sidang gugatan ceraian yang dilakukan istrinya yang kini menjabat sebagai Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika disampaikan oleh Dedi Mulyadi melalui akun instagram miliknya Rabu kemarin.
“Mohon maaf, saya tidak bisa hadir di Pengadilan Agama. Fokus bantu saudara kita yang dilanda gempa,” tulis Dedi Mulyadi diakun instagram miliknya @dedimulyadi71.
Dedi Mulyadi pun memberikan kabar bahwasannya dirinya sedang dalam perjalanan menuju salah satu kampung yang mengalami kerusakan parah akibat gempa bumi.
“Ini saya lagi berada di Kabupaten Cianjur menuju Kampung Garung, satu daerah yang lokasinya paling parah dan ini kita menuju arah sana dan sudah hampr dua jam macet,” ungkap Dedi didalam perjalanannya.
“Mudah-mudahan bisa menjangkau daerah tersebut. Dan kita sulit bawa motor, karena bawa logisti agak banyak,” sambungnya.
Dedi Mulyadi pula menyebut sejatinya hari ini dirinya akan menjalani sidang lanjutan gugutan perceraiannya yang dilayangkan istrinya.
“Hari ini sidang gugatan cerai dari istri saya di Pengadilan Purwakarta. Tetapi dari sisi aspek kuasa, Karena sudah masuk masa persidangan dan sidang mediasi sudah lewat. Maka saya hari ini fokus mengurus bencana. Karena ini ada hal mendasar dan mendesak perlu saya lakukan. Dan ini aspek kemanusian yang memang paling penting,” terang Dedi.
Baca Juga: Pertama Kali dalam Sejarah, Timnas Jerman Kalah Back-to-Back di Laga Pembuka Piala Dunia
Dedi Mulyadi menambahkan Kabupaten Cianjur itu merupakan kabupaten tanah kelahiran istrinya. Kemudian merupakan tanah leluhur dari anaknya Hyang Sukma Ayu.
Ini sudah hari ketiga saya bolak-balik ke Cianjur untuk mobilisasi bantuan yang mampu saya gerakkan dan dorong.
“Ini masih macet, mohon maaf hakim Pengadilan Agama. Tapi hari ini saya sudah memberikan kuasa hukum saya,” ungkapnya.
“Terimakasih ya, salam hormat untuk semuanya terus saling bantu dan tolong menolong dan senantiasi peka terhadap musibah yang dialami saudara kita,” tutupnya. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa
-
Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib
-
Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu
-
Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya
-
Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal
-
Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
-
Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9
-
Review Unerd Beat Tempo, Sepatu Lari Rp500 Ribuan Cocok Buat Interval dan Tempo Run