Suara Denpasar - Memasuki hari ke 4 pasca terjadinya gempa Cianjur Jawa Barat, kini mobilisasi bantuan logistik dan evakuasi korban terus dilakukan.
Salah satu yang cepat tanggap adalah aksi Dedi Mulyadi yang langsung menuju lokasi terjadinya gempa untuk turut membantu korban secara langsung.
Tak tanggung-tanggung, dirinya bahkan rela harus bolak-balik pulang pergi untuk menunaikan tugas mulia itu.
Kini, karena ada beberapa keperluan pekerjaan sebagai anggota DPR RI, Kang Dedi lantas mengirimkan perwakilannya untuk menggantikan dirinya membantu korban gempa.
Adapaun perwakilan yang dipilih oleh Kang Dedi bernama Haji Mumun.
Setelah bertemu dengan Haji Mumun, Kang Dedi lantas menanyai soal perkembangan bantuan di lokasi gempa.
Kang Desi juga sempat menanyakan kondisi seorang ibu paruh baya yang ditolongnya di depan minimarket kepada Haji Mumun.
"Kemarin saya mengerakan tugas-tugas yang lain, Haji Mumun kemarin suruh ke Cianjur, kamu gimana kemaren? Dokter udah datang bawa? Alat-alat perban? Terus si ibu yang ketemu sama saya di minimarket, anaknya udah ditangani?,”tanya Dedi Mulyadi.
Haji Mumun pun menjelaskan bahwa sang ibu dan anak kini telah ditangani dengan baik oleh tenaga kesehatan.
Meskipun rumahnya benar-benar hancur, namun kondisi sang ibu dan anak sudah jauh lebih baik.
Mendengar hal itu, Kang Dedi lantas mencecar Haji Mumun soal jawaban yang diberikannya.
Kang Dedi bahkan mengatakan agar ajagan sampai ia menjadi merugi lantaran tidak bersungguh-sungguh dalam membantu para korban.
"Bener nih? Kamu kesana jangan hanya ngabisin bensin, harus efektif,” tegas Dedi Mulyadi.
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Kang Dedi diketahui telah berada di lokasi korban gempa Cianjur pada Selasa (22/11/22) malam.
Ia memborong makanan siap saji yang ditemuinya sepanjang jalan menuju Cianjur.
Ia berharap makanan siap saji ini bisa sedikit membuat tenang warga korban gempa saat bantuan logistik masih minim didapatkan.
"Kalau kita kirim atau bawa beras belum tentu ada yang masaknya, ngirim mi juga belum tentu ada yang menyeduhnya. Tetapi kalau makanan jadi itu tinggal dimakan,” ucap Kang Dedi Mulyadi dilansir dari YouTube pribadinya.
Berita Terkait
-
Ambu Anne Kirim Mi Instan untuk Korban Gempa, Kang Dedi Mulyadi: Belum Tentu Ada yang Menyeduh
-
Ambu Anne Dongkol Sidang Cerai Mundur Lagi, Dedi Mulyadi Minta Maaf Harus ke Cianjur: Semoga Kita Bisa Segera...
-
Duh Ngeri-ngeri Sedap, Dedy Mulyadi Malam-malam Ditelpon Janda Muda Mantan Istri Kedua, Minta Dipulangkan ke Purwakarta
-
Namanya Juga Anak Kecil, Kang Dedi Mulyadi Heran Ni Hyang Tak Mau Berbagi, Dirimu Pelit Didikan Siapa?
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Ulasan Novel Kudasai, Ketika Kesetiaan Rumah Tangga Diuji oleh Masa Lalu
-
Pergeseran Gaya Hidup Kelas Atas: Saat Konsumen Kaya Lebih Pilih 'Experience' ketimbang Pamer Logo
-
3 Two Way Cake untuk Kulit Berjerawat: Ringan Tanpa Menyumbat Pori-Pori!
-
Review Film 'Sajen Satu Suro': Bukan Sekadar Horor Mistis, Ini Sisi Gelap Dosa Manusia!
-
Tolak Daftar Grammy 2027, Bos Recording Academy Respons Keputusan BTS
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Mei 1998: Luka Kolektif yang Tak Boleh Dikalahkan oleh Lupa
-
5 Sepatu Long Run Terbaik 2026, Nyaman untuk Latihan hingga Maraton
-
Mengulas Forest of Noise, Kesaksian Puitis dari Tengah Perang Gaza
-
Tayang 2027, Anime Bertema Musik Studio Cabana Buka Audisi Seiyu Utama Pria