/
Jum'at, 25 November 2022 | 00:11 WIB
Ambu Anne kirim bantuan mi instan, Kang Dedi Mulyadi bilang belum tentu ada yang Menyeduh. (Kolase Suara Denpasar)

Suara Denpasar - Musibah gempa bumi yang melanda wilayah Cianjur Jawa Barat menyisakan duka mendalam bagi seluruh masyarakat.

Terdampak gempa yang begitu kuat, hampir seluruh wilayah mengalami kerusakan hingga terputusnya akses mobilitas hingga perlu bantuan untuk menolong para korban di tenda pengungsian. 

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika atau Ambu Anne pun tak ketinggalan turut mengirimkan sejumlah bantuan dari warga Purwakarta pada Kamis (24/11/2022). 

Bantuan yang dikirimkan berupa ratusan dus mie instan dan air mineral serta sembako yang dihimpun dari sumbangan kepala desa di wilayah Purwakarta. 

"Tadi bantuan dilepas oleh Bupati Purwakarta beserta jajaran, diberangkatkan langsung ke Cianjur berupa sembako diantaranya;1 ton beras, 100 dus mie instan, 300 dus air mineral, 40 dus kopi serta biskuit dan makanan ringan sebanyak 20 dus," melansir dari laman resmi Pemkab Purwakarta.

Anggota DPR RI sekaligus suami Anne Ratna Mustika, Dedi Mulyadi, juga tak tinggal diam. Ia bersama timnya juga langsung terjun menuju lokasi pengungsian dan membantu para korban yang terdampak sejak malam pertama gempa terjadi. 

Uniknya, Kang Dedi Mulyadi tampak begitu matang dalam memikirkan mengenai hal apa yang paling dibutuhkan oleh pengungsi dalam beberapa hari awal pasca musibah gempa terjadi. 

Ia berpikir bahwa pengungsi pasti membutuhkan makanan siap saji ketimbang bahan makanan mentah mengingat belum adanya dapur darurat atau peralatan masak.

Kang Dedi diketahui memborong sejumlah makanan siap saji seperti nasi bungkus beserta lauk pauk yang ia temui di sepanjang jalan. 

Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2022: Gol Cristiano Ronaldo Dianulir, Portugal vs Ghana Masih 0-0 di Babak Pertama

"Kalau kita kirim atau bawa beras belum tentu ada yang masaknya, ngirim mie juga belum tentu ada yang menyeduhnya. Tetapi kalau makanan jadi itu tinggal dimakan,” ucap Kang Dedi Mulyadi dilansir dari YouTube pribadinya. 

Benar saja, saat Kang Dedi Mulyadi datang di malam hari, para pengungsi yang sudah tertidur lantas bangun dan langsung menyantap nasi bungkus yang dibawa oleh tim Kang Dedi. 

Meskipun tidur, nyatanya mereka memang sedang menahan lapar. 

Kang Dedi pun menjelaskan bahwa kebutuhan makan pengungsi adalah hal utama yang perlu dipenuhi pertama kali. 

Jika sudah, maka relawan dan pemerintah bisa memenuhi kebutuhan lain seperti obat-obatan, popok, pembalut, termasuk ambulance untuk evakuasi korban. 

Load More